Distan Benteng Panggil Perwakilan PKS Sawit
-Kepala Distan Benteng, Helmi Yuliandri SP MT--
Harianbengkuluekspress.id - Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) langsung merespon terkait informasi penurunan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit.
Salah satunya ialah dengan memanggil perwakilan dari Perusahaan Kelapa Sawit (PKS) yang beroperasi di wilayah Kabupaten Benteng.
Yaitu, PT PMS yang berlokasi di Desa Talang Empat Kecamatan Karang Tinggi dan PT Agra Sawitindo yang berada di Desa Ujung Karang Kecamatan Karang Tinggi.
Kepala Distan Benteng, Helmi Yuliandri SP MT menjelaskan, pemanggilan terhadap perwakilan PKS sengaja dilakukan untuk mendengar secara langsung alasan ataupun penyebab turunnya harga beli TBS.
"Hari ini kita sudah berdiskusi dengan perwakilan dari PT tentang penurunan harga TBS," ungkap Helmi.
BACA JUGA: Alihkan Anak dari Gadget, Kampung Dongeng di Kepahiang Gelar Festival Literasi
BACA JUGA: 80 Hektare Kawasan TNKS di Rejang Lebong Dirambah
Melalui pertemuan tersebut, diketahui bahwa penurunan harga TBS ini disebabkan oleh beberapa faktor. Diantaranya, disebabkan kondisi global yang mengakibatkan harga CPO di pasar internasional saat ini dalam kondisi yang kurang baik.
Selain itu, adanya kebijakan pemerintah yang menata kembali ekspor CPO dari Indonesia. Sehingga, pihak perusahaan sedang dalam tahap menyesuaikan dengan kebijakan baru.
Bahkan, pihak perusahaan juga berharap agar tata kelola ekspor CPO yang dirancang oleh Pemerintah Pusat segera sempurna sehingga harga CPO kembali membaik dan stabil.
"Kondisi mereka (PKS,red) saat ini juga dalam kondisi tak baik. Kita berharap penurunan harga ini tak berlangsung lama. Mudah-mudahan, pada bulan depan bisa menuju kondisi normal Kembali," tutup Helmi.(bakti)