Harian Bengkulu Ekspress

Sapras di SMPN 25 Benteng Minim

Minim : Sarana dan prasarana (Sapras) di SMPN Negeri 25 Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) tergolong minim - Bakti/BE -

Harianbengkuluekspress.id - Sarana dan prasarana (Sapras) di SMPN Negeri 25 Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) tergolong minim.

Selain akses jalan yang mengalami kerusakan, Sapras pendukung di SMP Negeri 25 Benteng yang terletak di Desa Sukarami, Kecamatan Taba Penanjung juga banyak yang tidak tersedia.

Dimulai dari lokasi untuk pembuangan sampah, ruang guru, ruangan kepala sekolah (Kepsek), laboratorium IPA, lab Bahasa dan Gedung perpustakaan.

"Sarana dan prasarana di SMP Negeri 25 memang sangat minim. Selain itu, tenaga guru juga masih kurang," ungkap Kepala SMPN 25 Benteng, Supriyanto SPd MM.

BACA JUGA:Serapan Gabah Petani Lampaui Target Nasional

BACA JUGA: Harga Gabah di Mukomuko Untungkan Petani

Saat ini, lanjut Supriyanto, tenaga guru di SMP Negeri 25 hanya berjumlah 9 orang. Meski dengan ruang kelas dan jumlah siswa yang tak begitu banyak, SMP Negeri 25 tetap kekurangan 3-4 orang guru.

"Guru BK, guru BP dan TU juga belum ada. Kami sudah bersurat ke Disdikbud Benteng agar kiranya kekurangan ini bisa diakomodir dengan penugasan PPPK tenaga teknis," jelasnya.

Dengan segala keterbatasan tersebut, Supriyanto menuturkan bahwa hal itu menjadi salah satu alasan bagi para orang tua untuk menyekolahkan anak-anak mereka ke sekolah lain yang memiliki sarana dan prasarana lebih lengkap. Baik itu sekolah di Kecamatan Taba Penanjung ataupun ke sekolah yang ada di wilayah Kecamatan Karang Tinggi.

Menyikapi hal itu, Supriyanto menegaskan bahwa relokasi bangunan sekolah menjadi solusi terbaik.

Yaitu, ke lokasi yang lebih luas dan representatif.

"Solusinya ialah relokasi sekolah yang diawali dengan pembebasan lahan masyarakat seluas 3,5 hektare (Ha) yang berada tak jauh dari lokasi sekolah saat ini.

Pasalnya, di lokasi yang tersedia saat ini, juga tak memungkinkan untuk dilakukan pembangunan Sapras karena lahannya sudah tak tersedia lagi," demikian Supriyanto.(bakti)

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan