Dinas PUPR Benteng Optimis Jembatan Penanding Segera Dibangun
Kadis PUPR Benteng, Febrian Fatahillah ST MT--
Harianbengkuluekspress.id - Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) terus mendorong agar pembangunan jembatan di Desa Penanding, Kecamatan Karang Tinggi dapat segera terealisasi.
Karena keterbatasan anggaran daerah, Pemda Benteng hanya bisa berharap dari kucuran anggaran yang bersumber dari Pemerintah Pusat.
Menyikapi hal itu, Dinas PUPR Benteng terus melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, dimulai dari pihak Balai, Kementerian PUPR RI hingga anggota DPR RI.
"Dalam Waktu dekat, saya akan kembali melakukan audensi ke pihak Balai. Semoga, pada tahun ini pembangunan jembatan bisa terealisasi dan menjadi prioritas," kata Kepala Dinas PUPR Benteng, Febrian Fatahillah ST MT.
Lebih lanjut, Febrian menyampaikan, dari hasil koordinasi tereakhir, diketahui bahwa pembangunan jembatan di Desa Penanding juga telah menjadi atensi dari Pemerintah Pusat.
"Kami dari PUPR akan berusaha maksimal untuk mewujudkan harapan masyarakat agar jembatan penanding segera dibangun," tegasnya.
BACA JUGA: Walaupun Banyak Catatan, Pemkab Kepahiang Kembali Raih WTP
BACA JUGA: Berkat Sinergitas Baik, Lebong Raih Opini WTP
Diketahui, jembatan di Desa Penanding terputus akibat diterjang banjir tahun 2019 lalu. Akses yang sebelumnya menjadi jalur utama aktivitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian kini hanya mengandalkan jembatan darurat atau jembatan terapung dari bambu yang dibangun swadaya warga secara gotong royong.
Saat ini, jembatan terapung tersebut menjadi satu-satunya akses untuk menyeberangi sungai dengan tujuan untuk menuju lahan perkebunan mereka. Bahkan, akses jalan tersebut juga menghubungkan ke beberapa desa di wilayah Kecamatan Semidang Lagan.
Agar dapat melintasi jembatan darurat, warga diminta untuk membayar Rp 5.000 setiap kali melintas sebagai biaya perawatan atau pemeliharaan jembatan.(bakti)