Harian Bengkulu Ekspress

Serapan APBD Seluma Baru 30,80 Persen

Plt Kepala BKD Seluma, Herman Suyadi --

Harianbengkuluekspress.id – Memasuki penghujung Semester I Tahun Anggaran 2026, realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Seluma masih tergolong rendah. Dari total APBD sebesar Rp 996 miliar, serapan anggaran baru mencapai 30,80 persen atau sekitar Rp 300 miliar.

Kondisi ini diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Seluma, Herman Suyadi. Menurutnya, hingga pertengahan Juni 2026, pelaksanaan berbagai program dan kegiatan pemerintah daerah masih terus berjalan sehingga realisasi anggaran belum mencapai setengah dari total APBD yang tersedia.

“Realisasi belanja APBD Kabupaten Seluma saat ini sudah mencapai 30,80 persen,” ujar Herman.

Ia menjelaskan, serapan anggaran tersebut berasal dari pembayaran gaji pegawai, kegiatan rutin pemerintahan, pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Seluma, serta sejumlah program pembangunan yang telah berjalan di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Di tengah masih rendahnya serapan APBD, capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Seluma justru menunjukkan perkembangan cukup positif. Hingga Juni 2026, PAD yang berhasil dikumpulkan telah mencapai sekitar Rp15 miliar atau 32,82 persen dari target Rp 44 miliar.

BACA JUGA:KDKMP Tanggo Raso segera Beroperasi

BACA JUGA:DPMPTSP Dorong Pelaku Usaha Urus Legalitas Usaha, 1.581 NIB Telah Terbit di Bengkulu Selatan

Realisasi PAD tersebut bersumber dari sejumlah sektor penerimaan daerah, mulai dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pajak air tanah, Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT), opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), hingga opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

BKD Seluma berharap seluruh OPD dapat mempercepat pelaksanaan program dan kegiatan agar serapan APBD terus meningkat pada semester kedua. Di sisi lain, OPD pengelola pendapatan juga diminta lebih agresif menggali potensi daerah guna mendongkrak PAD hingga akhir tahun.

“Kami berharap seluruh OPD dapat merealisasikan anggaran sesuai peruntukannya. Untuk peningkatan PAD, OPD terkait juga harus lebih aktif melakukan jemput bola agar target PAD tahun 2026 dapat tercapai secara maksimal,” tutup Herman. (Jefrianto)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan