Harian Bengkulu Ekspress

Sekolah di Mukomuko Dapat Program Revitalisasi Sekolah

Kepala Disdikbud Mukomuko, Arni Gusnita--

Harianbengkuluekspress.id - Sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Mukomuko masuk sebagai penerima manfaat dari program revitalisasi sekolah dari pemerintah pusat.

”Sebanyak empat sekolah sebagai penerima program dari pemerintah pusat tersebut,” ujar Kepala Disdikbud Kabupaten Mukomuko, Arni Gusnita SPd AUD MM. 

BACA JUGA: DTPHP Bengkulu Utara Usulkan Bantuan 40 Ekor Ternak

BACA JUGA:APBN Rp1,17 Triliun Mengalir ke Tiga Daerah, KPPN Manna Pastikan Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Ia menerangkan, keempat sekolah itu yakni  Sekolah Dasar Negeri (SDN 1) dengan alokasi anggaran Rp 2 miliar, SDN 5 Pondok Suguh Rp 2 miliar, SDN 22 Mukomuko Rp 1,4 miliar, dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Pembina sekitar Rp 500 juta.Program revitalisasi ini akan menyasar berbagai kebutuhan di sekolah. Di antaranya rehabilitasi ruang kelas, perbaikan perpustakaan, hingga penataan fasilitas pendukung lainnya. Menurutnya peluang untuk mendapatkan tambahan bantuan masih terbuka. Pihaknya terus melakukan koordinasi dan pengusulan agar lebih banyak sekolah di Mukomuko dapat tersentuh program serupa.

“Masih ada peluang penambahan. Kita terus berupaya agar sekolah lain juga bisa mendapatkan bantuan revitalisasi dari pemerintah pusat tersebut,”katanya. 

Ia menjelaskan, kucuran anggaran dari pusat yang mencapai Rp 6 miliar ini diharapkan menjadikan sektor pendidikan di Mukomuko semakin baik. Dengan infrastruktur yang semakin memadai, kualitas proses belajar mengajar diyakini akan meningkat, sekaligus membuka jalan bagi lahirnya generasi unggul di masa depan.  Di ketahui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mukomuko di tahun 2026 menjadi satu-satunya kabupaten di Provinsi Bengkulu yang berhasil menarik kucuran dana pusat hingga mencapai Rp 6 miliar dari program revitalisasi sekolah. Capaian ini menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam memperjuangkan kualitas pendidikan yang layak dan merata hingga ke pelosok desa.

“Kucuran anggaran dari pusat ini mencapai Rp 6 miliar,”tambah Arni. (budi)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan