Harian Bengkulu Ekspress

2 SMP di Benteng Bakal Direvitalisasi

Kepala Disdikbud Benteng, Erriyanto SPd MAP--

Harianbengkuluekspress.id - Upaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) memperjuangkan tambahan kuota penerima dana revitalisasi tahun 2026 membuahkan hasil.

Setelah sebelumnya hanya 5 sekolah yang tercatat sebagai penerima bantuan, Pemerintah Pusat akhirnya memutuskan untuk memberikan tambahan kuota. Yaitu, untuk sekolah menengah pertama (SMP).

"Alhamdulillah, ada 2 sekolah lagi yang mendapatkan dana revitalisasi tahun ini. Yaitu, SMP Negeri 17 Benteng dan SMP Negeri 23 Benteng," ungkap Kepala Disdikbud Benteng, Erriyanto SPd MAP.

BACA JUGA:Perkuat Sinergi, Kaur-Muara Enim Siap Barter Ilmu

BACA JUGA: Sekolah di Mukomuko Dapat Program Revitalisasi Sekolah

Lebih lanjut, Erriyanto menjelaskan, kedua SMP tersebut saat ini telah menerima undangan dari Pemerintah Pusat untuk mengikuti sosialisasi program revitalisasi.

Ditanya mengenai besaran anggaran yang akan digelontorkan, Erriyanto menuturkan bahwa pihaknya belum mendapatkan informasi secara pasti.

Besaran anggaran baru bisa diketahui setelah sekolah menandatangani perjanjian kerja sama dengan pemerintah pusat.

Ia menjelaskan, proses penandatanganan perjanjian kerja sama dapat dilakukan secara daring maupun dengan menghadiri langsung kegiatan di tingkat pusat, tergantung petunjuk lebih lanjut dari kementerian.

"Nanti pihak sekolah akan mendapatkan informasi lebih lanjut apakah prosesn penandatanganan PKS dilakukan secara online atau langsung ke pusat," jelasnya.

Selain 2 SMP, terdapat 5 sekolah yang lebih dahulu ditetapkan sebagai penerima program revitalisasi. Meliputi, 4 Sekolah Dasar (SD) dan satu Taman Kanak-kanak (TK).

Khusus untuk jenjang SD, proses penandatanganan perjanjian kerja sama telah selesai dilaksanakan dan saat ini tinggal menunggu pencairan dana dari pemerintah pusat.

Setelah dana ditransfer, barulah pekerjaan revitalisasi dapat dimulai. Pelaksanaan kegiatan tersebut nantinya dilakukan secara swadaya oleh masing-masing sekolah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Saat ini tinggal menunggu dana ditransfer dari pusat. Jika dana sudah masuk, pekerjaan revitalisasi dapat segera dilaksanakan," pungkas Erriyanto.(bakti)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan