SPMB Dimulai, SMPN 3 Benteng Diserbu
Diserbu : Wali murid tampak antusias mendatangi SMP Negeri 03 Benteng saat hari pertama pendaftaran jalur domisili, Rabu, 1 Juli 2026- Bakti/BE -
Harianbengkuluekspress.id - Hari pertama pendaftaran jalur domisili dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026–2027, SMP Negeri 3 Bengkulu Tengah (Benteng) tampak diserbu wali murid.
Pantauan BE, ratusan wali murid bersama calon siswa baru tampak hadir untuk menyerahkan berkas pendaftaran agar bisa mendapatkan satu dari 192 kursi yang disediakan tahun ini.
Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya aktivitas di lokasi pendaftaran.
Panitia SPMB pun tampak sibuk melayani proses verifikasi berkas secara bergantian agar pelaksanaan SPMB tetap berjalan tertib dan lancar.
Kepala SMP Negeri 3 Bengkulu Tengah, Tirta Jaya SE MAk menjelaskan, pelaksanaan SPMB di SMP Negeri 3 Benteng pada ketentuan yang ditetapkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Tahun ini, penerimaan murid baru dibuka melalui empat jalur, yakni jalur prestasi, afirmasi, mutasi, dan domisili.
Sebelumnya, pendaftaran jalur prestasi, afirmasi, dan mutasi telah berlangsung pada 25 hingga 30 Juni 2026.
Sementara itu, jalur domisili dibuka mulai 1 hingga 3 Juli 2026 dan menjadi jalur dengan jumlah pendaftar terbanyak karena diperuntukkan bagi calon siswa yang berdomisili di wilayah sekitar sekolah.
"SMP Negeri 3 Benteng pada tahun ajaran 2026–2027 menerima sebanyak 192 orang siswa baru," ungkap Tirta.
BACA JUGA: Waspada Penipuan Atas Nama Plh Kajari Lebong
BACA JUGA: Kapolres Kepahiang Tekankan Pelayanan Proporsional ke Masyarakat
Disampaikan Tirta, animo masyarakat pada hari pertama pendaftaran jalur domisili sangat tinggi. Meski demikian, ia mengimbau para orang tua agar tetap mendaftarkan anak sesuai wilayah domisili masing-masing demi mendukung pemerataan layanan pendidikan.
"SMP Negeri 3 Benteng memiliki beberapa keunggulan. Diantaranya, lingkungan belajar yang asri, aman dan inklusif, tenaga pendidik professional dan berkompeten, budaya positif sekolah dan bebas perundungan serta menghadikan berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung potensi anak," pungkasnya.(bakti)