Harian Bengkulu Ekspress

Kades Lebong Ikuti Program

ERICK/BE Ikuti : Pj Kades Seblat Kecamatan Rimbo Pengadang ketika selesai mengikuti program Kades masuk Kampus utama UI di Jawa Barat.--

Harianbengkuluekspress.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) mengirimkan satu kepala desa untuk mengikuti program "Kades Masuk Kampus" Angkatan I yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI di Universitas Indonesia (UI).

Program yang digagas Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri tersebut secara resmi dibuka Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto dan diikuti perwakilan kepala desa dari berbagai daerah di Indonesia.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas PMD Kabupaten Lebong, Herru Dana Putra ST MAk, mengatakan awalnya Kemendagri meminta Kabupaten Lebong mengirimkan dua kepala desa sebagai peserta. Namun, satu peserta mengundurkan diri sehingga hanya satu kepala desa yang diberangkatkan.

"Kami sebenarnya telah menyiapkan dua orang kepala desa. Namun, satu orang mengundurkan diri sehingga hanya satu peserta yang mengikuti program ini," ujar Herru kepada BE, Kamis (2/7/2026).

Peserta yang mewakili Kabupaten Lebong adalah Penjabat (Pj) Kepala Desa Seblat, Kecamatan Pinang Belapis, Aris Febriyanto SFarm Apt. Selama empat hari, peserta akan mengikuti berbagai materi pembelajaran dan penguatan kapasitas pemerintahan desa di Universitas Indonesia.

BACA JUGA: Dinsos Bengkulu Utara Minta Segera Perbarui Data PKH dan BPNT

BACA JUGA:Tingkatkan Mutu Layanan, RSUD Lebong Perkuat SDM yang Ramah dan Profesional

"Untuk Provinsi Bengkulu, peserta berasal dari Kabupaten Lebong, Rejang Lebong, Bengkulu Utara, dan Mukomuko, masing-masing mengirimkan satu orang peserta," jelasnya.

Herru mengatakan program Kades Masuk Kampus bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah desa melalui pembelajaran akademik, diseminasi praktik baik, inovasi, serta penguatan tata kelola pemerintahan desa.

"Program ini memiliki tujuan yang sangat positif dalam meningkatkan kemampuan dan wawasan kepala desa," katanya.

BACA JUGA: Dilarang Pekerjakan Anak Dibawah Umur di Mukomuko

Ia berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti program tersebut dapat diterapkan di desa masing-masing, sehingga mampu mendorong pembangunan dan tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik.

"Kami berharap peserta dapat membawa pulang ilmu dan pengalaman yang nantinya diterapkan di desa, sehingga desa menjadi semakin maju dan berkembang," pungkas Herru. (Erick Voniker)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan