Harian Bengkulu Ekspress

Jalan Nyaris Putus , Warga Trans Babat Terancam Terisolir

JALAN: Kondisi jalan menuju Trans Babat di Kecamatan Tetap yang amblas akibat dilalui alat berat-Airullah/Bengkuluekspress-

Harianbengkuluekspress.id- Akses transportasi menuju Trans Babat di Kecamatan Tetap Kabupaten Kaur, saat ini kondisinya sangat memprihatinkan dan terancam lumpuh total.

Sebab jalan penghubung utama tersebut mengalami kerusakan parah hingga nyaris putus akibat amblas. Padahal, infrastruktur jalan ini terhitung masih baru karena selesai dibangun oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kaur beberapa tahun lalu.

“Penyebab utama amblasnya jalan ini karena seringnya dilintasi oleh kendaraan bertonase besar yang mengangkut alat berat. Mobilisasi kendaraan berat ini dilakukan oleh pihak pengusaha untuk kepentingan pembukaan lahan perkebunan baru di wilayah sekitar,”kata Kepala Desa Tanjung Agung, Nupizer Masagus,Kamis 2 Juli 2026.

BACA JUGA:Hingga Juni 2026, 26 ODGJ di Kaur Berhasil Dievakuasi

BACA JUGA:Update Harga Emas di PT Pegadaian Hari Ini, Sabtu 4 Juli 2026, Antam dan UBS juga Galeri24 Kompak Naik Lagi

Dikatakan Kades, aktivitas pengangkutan alat berat menuju lahan perkebunan tersebut berjalan tanpa memikirkan dampaknya terhadap fasilitas umum yang digunakan masyarakat setiap hari.

Akibatnya, satu-satunya urat nadi perekonomian warga di sana kini kondisinya sangat mengkhawatirkan.Melihat dampak buruk yang ditimbulkan, Kades Tanjung Agung berharap agar Pemda Kaur melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta pihak penegak hukum segera turun tangan.

“Ini harus ada tindakan tegas yang diberikan kepada pihak pengusaha agar memberikan efek jera. Jika dibiarkan tanpa adanya penegakan aturan, dikhawatirkan tindakan serupa akan terus berulang dan merugikan daerah,”terangnya.

Ditambahkannya, apabila tidak ada upaya perbaikan dalam waktu dekat, ia meyakini jalur tersebut akan putus total dan mengisolasi warga Trans Babat.

Jika hal itu sampai terjadi, mobilitas masyarakat dipastikan akan lumpuh, baik dalam memenuhi kebutuhan logistik sehari-hari maupun akses bagi anak-anak untuk pergi ke sekolah. Pihak desa pun meminta agar kepentingan umum selalu ditempatkan di atas kepentingan bisnis pribadi.

Sebagai langkah antisipasi sementara di lapangan, saat ini warga bergotong-royong memasang tanda darurat di sekitar titik jalan yang amblas agar para pengendara yang lewat bisa lebih berhati-hati.

“Sekali lagi kita minta kepada OPD yang membidangi masalah ini dapat segera menindaklanjuti keluhan mereka. Solusi konkret sangat dinantikan demi mengusir rasa cemas warga yang takut wilayahnya terisolasi,”tandasnya.

BACA JUGA:Prediksi BMKG, Daerah yang Alami Hujan Lebat Hari Ini, Sabtu 4 Juli 2026, Waspadalah!

BACA JUGA: Manfaat Jahe dan Kunyit untuk Kesehatan, Ramuan Alami yang Banyak Disukai Wanita

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan