Harian Bengkulu Ekspress

Diknas Pastikan MPLS Bebas Perpeloncoan

IST/BE Kepala Dinas Pendidikan saat meninjau ke sejumlah sekolah dalam pengawasan MPLS. --

Harianbengkuluekspress.id - Pemerintah Kota Bengkulu memperketat pengawasan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 dengan menerjunkan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pengawas sekolah, hingga para camat ke sejumlah satuan pendidikan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kegiatan orientasi siswa baru berlangsung edukatif, aman, dan bebas dari praktik perpeloncoan maupun kekerasan.

Pengawasan dilakukan secara langsung di berbagai sekolah sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan belajar yang ramah bagi peserta didik baru sejak hari pertama masuk sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu, Ilham Putra, mengatakan seluruh pengawas sekolah telah diterjunkan untuk memantau pelaksanaan MPLS sekaligus memastikan setiap kegiatan berjalan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

"Seluruh tim kami berada di lapangan untuk memantau pelaksanaan MPLS. Kami ingin memastikan orientasi siswa baru berlangsung sesuai tujuan, yakni mengenalkan lingkungan sekolah tanpa ada tindakan yang mengarah pada perpeloncoan atau bentuk kekerasan lainnya," ujar Ilham.

BACA JUGA:Warga Antusias Ikuti Verifikasi Arah Kiblat

BACA JUGA:Gangguan Kamtibmas di Kaur Naik 16,5 Persen, Kapolres Kaur Instruksikan Penguatan Kamtibmas

Ia menegaskan seluruh kepala sekolah diminta menjadikan pedoman resmi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai acuan utama dalam menyusun dan melaksanakan rangkaian kegiatan MPLS.

"Semua sekolah wajib mempedomani surat edaran Kemendikdasmen. MPLS harus menjadi sarana membangun karakter, mengenalkan budaya sekolah, serta membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru," tegasnya.

Sementara itu, menindaklanjuti arahan Wali Kota Bengkulu, Asisten I Sekretariat Daerah Kota Bengkulu, Alex Periansyah, turut melakukan inspeksi ke sejumlah sekolah, salah satunya SMP Negeri 24 Kota Bengkulu. Selain itu, seluruh camat diinstruksikan memantau sekolah-sekolah yang berada di wilayah masing-masing sebagai bagian dari pengawasan terpadu.

Alex menilai keberhasilan MPLS tidak hanya bergantung pada sekolah, tetapi juga membutuhkan sinergi antara pemerintah, guru, orang tua, dan seluruh pemangku kepentingan.

"Kami ingin memastikan setiap siswa baru merasa aman, nyaman, dan diterima dengan baik di lingkungan sekolah. Guru-guru juga telah diberikan pemahaman agar seluruh rangkaian MPLS dilaksanakan sesuai aturan serta mengedepankan pendekatan yang humanis dan mendidik," kata Alex.

Menurutnya, masa pengenalan sekolah merupakan tahapan penting dalam membangun rasa percaya diri peserta didik sekaligus menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan budaya positif sejak awal memasuki jenjang pendidikan yang baru.

Melalui pengawasan yang dilakukan secara menyeluruh, Pemerintah Kota Bengkulu berharap seluruh pelaksanaan MPLS dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi siswa baru, meningkatkan kepercayaan orang tua terhadap lingkungan sekolah, serta memperkuat komitmen seluruh satuan pendidikan dalam menciptakan iklim belajar yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.(Medi) 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan