Kaur Optimis Pertahankan Predikat UCJ Terbaik
IRUL/BE RAPAT: Pemkab Kaur bersama pihak BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu saat menggelar rapat Monitoring dan Evaluasi Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Semester II BPJS Ketenagakerjaan di Aula Lantai II Setda Kaur, Rabu 22 Juli 2026.--
Harianbengkuluekspress.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kaur terus memacu percepatan program Universal Coverage Jamsostek (UCJ). Langkah ini dilakukan dengan memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja di wilayah Kabupaten Kaur yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Hal ini disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kaur, Harles Feferman, S.E., M.M., saat memimpin Rapat Monitoring dan Evaluasi Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Semester II BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bengkulu di Aula Lantai II Setda Kaur, Rabu 22 Juli 2026.
"Kami terus mematangkan pemetaan dan langkah percepatan agar target kepesertaan tahun 2026 ini dapat tercapai. Sebagaimana kita ketahui, Kabupaten Kaur pada tahun 2025 lalu berhasil memenuhi target dan menjadi yang terbaik se-Provinsi Bengkulu,” kata Harles Feferman usai rapat, Rabu 22 Juli 2026.
Dikatakan Harles, dimana berdasarkan data hingga Juli 2026, capaian UCJ Kabupaten Kaur mencapai 57,17 persen atau 12.640 tenaga kerja dari target 22.111 tenaga kerja. Guna mencapai target ini Pemkab Kaur bersama BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu telah menganggarkan perlindungan Jaminan Sosial ketenagakerjaan sebesar Rp 200.000.000 untuk perlindungan JKK dan Rp 147.360.000, Perlindungan dimulai Agustus 2026 sebanyak 4.000 orang dengan masa perlindungan 5 bulan.
Juga Dinas Perikanan Kabupaten Kaur telah menganggarkan anggaran perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan sebesar Rp 112.500.000 untuk 500 orang peserta adapun potensi nelayan sebanyak 3.000 orang. Dinas Perikanan sedang tahap pembahasan penambahan anggaran di Perubahan APBD Tahun 2026.
BACA JUGA:Pemkot Rancang Insentif PBB, Warga Miskin Berpeluang Bebas Pajak
BACA JUGA:Selewengkan Rp2,2 Miliar Dana BOS, Kepala Sekolah dan 2 Bendahara Tersangka
“Untuk Dinas Pertanian Kabupaten Kaur Tahun 2026 sedang dalam proses pengajuan Perubahan Anggaran 880 tenaga kerja. Juga pelaksanaan jasa konstruksi di Kabupaten Kaur saat ini dalam proses lelang untuk pekerjaan fisik dan kita memastikan setiap proyek wajib mendaftarkan BPJSTK,” terangnya.
Ditambahkannya, Pemkab Kaur juga telah memastikan perlindungan seluruh Perangkat Desa dan BPD melalui skema pembayaran iuran secara mandiri. Untuk Perangkat RTRW sebanyak 19 orang dari 3 kelurahan dalam tahap proses. Juga ke depan seluruh pegawai PPPK paruh waktu telah terdaftar seluruhnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, saat ini ada potensi perlindungan untuk pekerja Outsourcing yang belum terlindungi dan akan segera didata dengan keterlibatan seluruh OPD terkait.
“Melalui rapat ini kita harap capaian nilai coverage ini bias bertahan atau meningkat mengingat di Tahun 2025 Kabupaten Kaur menjadi satu satunya yang berhasil mencapai target. Juga kita minta BKD mendukung dan memastikan ketersediaan anggaran,” tandasnya.
Sementara itu, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bengkulu Ferama Putri menjelaskan, untuk kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Kaur ini mencapai 60.301 warga Kaur yang sudah terlindungi program Jamsostek. Juga ia menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kaur yang telah menjalankan program perlindungan pekerja rentan secara berkelanjutan.
“Untuk Kabupaten Kaur saat ini menduduki posisi ketiga terendah capaian UCJ di Provinsi Bengkulu dengan coverage sebesar 57,17 persen. Kalau berdasarkan target nasional tahun 2026 ini Kaur masih memiliki GAP sebanyak 12.640 tenaga kerja,” tandasnya.(Irul)