Stop Bakar Lahan di Mukomuko
Masyarakat Mukomuko diingatkan tidak sembarangan membakar sampah dan membuka lahan dengan cara dibakar.-IST/BE -
Harianbengkuluekspress.id – Wilayah di Kabupaten Mukomuko dirasakan peningkatan cuaca panas. Sehingga masyarakat diminta tidak lengah dan menghentikan tindakan pembakaran lahan, terutama saat membersihkan kebun atau membuka lahan baru dan membakar sampah dan lainnya.
”Kami ingatkan jangan ada lagi buka lahan dengan cara dibakar,” tegas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mukomuko, Ruri Irwandi.
Menurutnya, potensi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) saat musim kemarau tidak boleh dianggap sepele. Ia menyebutkan, kebiasaan membakar lahan masih menjadi pemicu utama kebakaran yang sulit dikendalikan.
”Cuaca panas seperti dirasakan saat ini, api sangat cepat menyebar. Masyarakat dilarang membakar lahan, apalagi di kawasan gambut yang sangat rentan dan sulit dipadamkan jika sudah terbakar,” ingatnya.
BACA JUGA: Pembangunan TMP di Benteng Tunggu Izin Mendagri
BACA JUGA:Gerakan Wakaf 10 Ribu Alquran Dimulai, Bupati BS Serahkan Bantuan ke Kampus Al-Quraniyah Manna
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat suhu udara yang tinggi dalam beberapa waktu terakhir membuat kondisi lingkungan menjadi kering. Situasi ini menyebabkan benda atau material di lapangan menjadi sangat mudah terbakar, bahkan oleh percikan api kecil sekalipun. BPBD Mukomuko tetap dalam kondisi siaga. Pemantauan titik rawan terus dilakukan, termasuk koordinasi dengan pihak terkait di tingkat kecamatan,kelurahan dan desa. Upaya pencegahan menjadi prioritas utama dibandingkan penanganan saat kebakaran sudah terjadi.(budi)