Cuaca Buruk Melanda, Hasil Tangkapan Nelayan Merosot
Cuaca Buruk Melanda, Hasil Tangkapan Nelayan Merosot-MG/Bengkuluekspress-
Harianbengkuluekspress.id – Cuaca buruk yang ditandai angin kencang dan gelombang tinggi dalam beberapa minggu terakhir membuat hasil tangkapan nelayan di pesisir Bengkulu merosot tajam hingga lebih dari separuh.
Kondisi tersebut langsung memukul pendapatan para nelayan yang menggantungkan hidup di perairan Bengkulu, termasuk kawasan Pantai Panjang.
Yodi (36), salah seorang nelayan yang telah melaut selama 20 tahun, mengaku aktivitas melautnya kini tidak lagi seproduktif biasanya. Menurutnya, cuaca ekstrem menjadi hambatan utama yang membatasi aktivitas nelayan saat mencari ikan di laut.
“Sekarang hasilnya berkurang, karena cuaca kurang bagus. Angin kencang sama gelombang tinggi membuat kami tidak bisa maksimal melaut,” ujar Yodi kepada BE.
BACA JUGA: Game Berbasis Telephone Genggam Hadir, Rental PS tak Tergeser
BACA JUGA:AXIS Nation Cup (ANC) 2026, SMAN 10 Kota Bengkulu Melaju ke Tingkat Regional
Di tengah minimnya hasil tangkapan, ikan kapas-kapas menjadi salah satu jenis ikan yang masih cukup sering didapatkan nelayan. Kendati demikian, ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) solar yang belum stabil turut memperberat beban operasional.
“BBM solar untuk nelayan terkadang susah didapat, kadang juga mudah didapat,” ujarnya
Menghadapi situasi yang serba sulit ini, Yodi berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap kebutuhan nelayan, terutama dalam memastikan ketersediaan BBM solar agar aktivitas melaut dapat berjalan lebih lancar.
“Kalau bisa BBM jangan sampai sulit didapat,” pungkasnya. (MG)