Petani di Benteng Terima Bantuan Bibit Kopi
Kepala Distan Benteng, Helmi Yuliandri SP MT--
Harianbengkuluekspress.id - Upaya meningkatkan produktivitas perkebunan kopi terus dilakukan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng).
Pada tahun ini, Dinas Pertanian (Distan) Benteng mengusulkan bantuan bibit kopi kepada pemerintah pusat untuk pengembangan perkebunan seluas 500 hektare (Ha).
Kepala Distan Benteng, Helmi Yuliandri SP MT mengatakan, usulan tersebut telah mendapat persetujuan dari Kementerian Pertanian.
Dengan demikian, Kabupaten Benteng dipastikan memperoleh alokasi bantuan bibit kopi yang akan disalurkan kepada petani sesuai persyaratan yang telah ditetapkan.
"Beberapa waktu lalu kita mengusulkan program bantuan bibit kopi ke pemerintah pusat. Alhamdulillah usulan tersebut dikabulkan dan kita mendapatkan alokasi mencapai 500 Ha," kata Helmi.
BACA JUGA: Waspadai DBD Ancam Warga Mukomuko
BACA JUGA: Usaha Travel Umrah di Mukomuko Makin Diminati
Menurutnya, alokasi seluas 500 Ha tersebut merupakan kuota tahap awal.
Karena itu, ia berharap seluruh kuota dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para petani.
Pasalnya, apabila kuota tidak terpenuhi, peluang untuk memperoleh tambahan alokasi pada tahun berikutnya bisa berkurang.
Helmi menjelaskan, selama ini masih banyak kuota bantuan yang tidak terserap karena minimnya proposal yang diajukan petani. Oleh sebab itu, pihaknya mengimbau kelompok tani yang berminat segera menyampaikan usulan agar dapat diproses sesuai mekanisme yang berlaku.
"Bagi petani yang ingin mengusulkan silakan menyampaikan proposal ke Kantor Distan Benteng. Setelah itu akan dilakukan identifikasi dan verifikasi terhadap lahan yang diusulkan. Saat ini sudah ada beberapa proposal yang masuk dan tim juga telah turun melakukan survei ke lapangan," jelasnya.
Ia menambahkan, program bantuan bibit kopi ini bertujuan mengganti tanaman kopi yang sudah berumur tua dan mengalami penurunan produktivitas.
Dengan penggunaan bibit unggul, diharapkan hasil panen petani dapat meningkat sehingga mampu mendongkrak pendapatan dan kesejahteraan para pekebun kopi di Kabupaten Benteng.