Kapolres Benteng Ingatkan Masyarakat Waspada Ninja Sawit
foto internet--
Harianbengkuluekspress.id - Para petani kelapa sawit di wilayah Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi pencurian buah sawit, terutama pada malam hari. Kondisi kebun yang sepi dinilai dapat dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya.
Kapolres Benteng, AKBP Totok Handoyo SIK mengingatkan, masyarakat agar tidak memberikan celah bagi pelaku pencurian sawit alias ninja sawit. Pasalnya, aksi tersebut biasanya dilakukan secara berkelompok dan memanfaatkan situasi kebun yang minim penerangan maupun pengawasan.
Untuk mencegah aksi pencurian, sambung Kapolres, petani diimbau memasang lampu penerangan di sekitar kebun, khususnya pada malam hari. Selain itu, pengamanan juga dapat ditingkatkan dengan melakukan ronda atau penjagaan secara bersama-sama di kawasan perkebunan.
"Petani yang memiliki fasilitas kamera pengawas juga dianjurkan memasang CCTV pada titik-titik yang dianggap rawan. Langkah ini selain untuk memantau kondisi kebun, juga dapat membantu mengidentifikasi pelaku apabila terjadi tindak pidana," imbau Kapolres.
BACA JUGA: Mukomuko Rancang Pembuatan Video Dokumenter
BACA JUGA:36 Paskibraka Seluma Digembleng 7 Hari
Tak kalah penting, lanjutnya, petani diminta segera mengamankan hasil panen dan tidak membiarkan buah sawit terlalu lama menumpuk di kebun. Sebab, tumpukan hasil panen yang dibiarkan tanpa pengawasan dapat menjadi sasaran empuk bagi pelaku.
Selanjutnya, Kapolres juga mengajak masyarakat untuk segera melapor kepada pihak kepolisian apabila melihat aktivitas atau kendaraan yang mencurigakan di sekitar perkebunan.
Menurutnya, upaya mencegah pencurian sawit tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat. Dengan meningkatkan pengawasan dan kepedulian bersama, potensi aksi pencurian di kawasan perkebunan dapat ditekan.
"Jangan beri kesempatan kepada pelaku. Bersama-sama kita cegah pencurian sawit," tegas Totok.(bakti)