Lomba Drumband di RL Bakal Digelar Dua Sesi
Festival: Pemkab bakal matangkan persiapan Festival drumband mengingat tingganya permintaan masyarakat agar festival drumband diadakan.-Razik/BE -
Harianbengkuluekspress.id– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong (RL) memastikan festival lomba drumband tahun 2026 tetap digelar. Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya, agenda tersebut akan berlangsung dalam dua sesi dengan konsep dan cakupan peserta yang berbeda. Kepastian itu disampaikan Pemkab Rejang Lebong untuk meluruskan informasi yang sempat berkembang mengenai pelaksanaan lomba drumband tahun ini.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri, SSTP, MSi, mengatakan sesi pertama akan digelar pada 29 Agustus 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Rejang Lebong.
“Lomba drumband tetap kita laksanakan dan tahun ini dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama digelar 29 Agustus dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Rejang Lebong,” ujar Hendri.
BACA JUGA: Harga Pupuk Subsidi di Kepahiang Turun 20 Persen
BACA JUGA: 3 Ha Lahan Warga di Benteng Terbakar
Sesi pertama diperuntukkan bagi peserta dari lingkungan pendidikan di Kabupaten Rejang Lebong. Mulai dari jenjang PAUD/TK, sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP) hingga SMA/SMK sederajat.
Berdasarkan data pendaftaran sementara per 15 Agustus 2026, tercatat 49 peserta telah mendaftarkan diri. Rinciannya terdiri dari 14 peserta PAUD/TK, 24 peserta SD, empat peserta SMP dan tujuh peserta SMA/SMK.Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah mengingat proses persiapan dan pendaftaran kegiatan masih berjalan.
Jika sesi pertama difokuskan untuk peserta tingkat Kabupaten Rejang Lebong, konsep berbeda disiapkan pada sesi kedua. Festival drumband kembali akan digelar pada November 2026 dalam rangkaian kegiatan Gebyar Semarak Merah Putih.
Pada agenda kedua ini, Pemkab Rejang Lebong berencana memperluas cakupan peserta dengan mengundang kelompok drumband dari luar daerah. Sejumlah daerah yang akan diundang yakni Kabupaten Lebong, Kabupaten Kepahiang dan Kota Lubuklinggau. Kehadiran peserta dari daerah tetangga diharapkan membuat festival semakin semarak sekaligus membuka ruang interaksi antarkelompok drumband.
“Nanti kabupaten tetangga juga kita undang untuk memeriahkan Gebyar Semarak Merah Putih,” kata Hendri.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Rejang Lebong, Zakaria Efendi, M.Pd., mengatakan pembagian lomba menjadi dua sesi merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah mengemas kegiatan agar lebih menarik dan memiliki cakupan peserta yang lebih luas.
Menurutnya, lomba pada 29 Agustus tetap menjadi bagian dari agenda peringatan HUT Kemerdekaan RI tingkat kabupaten. Sedangkan kegiatan pada November akan dikembangkan menjadi festival yang melibatkan peserta dari sejumlah daerah di sekitar Rejang Lebong.
“Untuk pelaksanaan 29 Agustus, lomba drumband khusus dalam rangka HUT Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Rejang Lebong. Sedangkan sesi Gebyar Semarak Merah Putih nanti kami akan mengundang peserta dari kabupaten tetangga yang berbatasan atau berada di sekitar Rejang Lebong,” jelas Zakaria.
Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga dapat menjadi sarana bagi pelajar untuk mengembangkan bakat, kreativitas, kedisiplinan dan kemampuan bekerja sama dalam sebuah kelompok.