Dinkes RL Ingatkan Warga Waspada ISPA
FOTO INTERNET- -
Harianbengkuluekspress.id – Memasuki puncak musim kemarau, masyarakat Kabupaten Rejang Lebong diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Cuaca panas dan kering yang memicu peningkatan debu di udara dinilai dapat meningkatkan risiko gangguan saluran pernapasan, terutama bagi kelompok rentan.
Kepala Dinas Kesehatan drg. Asep Setia Budiman melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rejang Lebong, Titin Julita, SKM, mengatakan kondisi udara saat musim kemarau perlu menjadi perhatian masyarakat. Debu yang mudah beterbangan ketika cuaca kering dapat terhirup dan berpotensi menimbulkan gangguan pada saluran pernapasan.
“Cuaca panas dan kering seperti sekarang ini membuat debu lebih mudah beterbangan. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko ISPA, sehingga masyarakat perlu lebih waspada,” ujar Titin.
BACA JUGA: Pemkab RL Optimis Stunting Turun Satu Digit
BACA JUGA: 34 Pejabat Lebong Ikuti Seleksi Jabatan Eselon II Melalui Mantel
Menurutnya, risiko paparan debu semakin tinggi bagi masyarakat yang banyak beraktivitas di luar ruangan. Karena itu, penggunaan masker menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi paparan debu dan menjaga kesehatan saluran pernapasan.
Titin mengimbau masyarakat, khususnya mereka yang bekerja atau beraktivitas di luar rumah, agar mengenakan masker ketika kondisi udara berdebu. Selain itu, masyarakat juga diminta menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).
“Kalau kondisi sedang panas terik dan banyak debu, sebaiknya gunakan masker. Ini merupakan langkah sederhana untuk mengurangi debu yang masuk ke saluran pernapasan,” jelasnya.
Selain ISPA, perubahan kondisi lingkungan selama musim kemarau juga perlu diantisipasi. Masyarakat diminta memastikan ketersediaan air bersih serta menjaga kebersihan tempat tinggal dan lingkungan sekitar.
Dinkes juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan gejala gangguan pernapasan. Keluhan seperti batuk, pilek, sakit tenggorokan, sesak atau gangguan pernapasan yang tidak kunjung membaik sebaiknya segera diperiksakan ke fasilitas pelayanan kesehatan.
“Jangan menganggap sepele kalau ada keluhan kesehatan yang menetap. Jika mengalami gejala yang mengganggu, segera datang ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat,” kata Titin.
Menurutnya, kewaspadaan masyarakat menjadi penting untuk mencegah gangguan kesehatan selama musim kemarau. Upaya sederhana seperti menggunakan masker saat berada di lingkungan berdebu, menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta segera mendapatkan penanganan ketika muncul gejala diharapkan dapat menekan risiko ISPA.
Dinkes Rejang Lebong pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kualitas lingkungan selama musim kemarau. Dengan langkah pencegahan sejak dini, risiko gangguan pernapasan akibat paparan debu dan kondisi udara kering diharapkan dapat diminimalkan.(razik)