Ini Penyebab Meninggalnya Warga di Seluma
Kapolres Seluma AKBP Bonar Ricardo P Pakpahan--
harianbengkuluekspress.id - Sempat tidak diketahui identitas, akhirnya terungkap jika Mukaribin(42) warga Tawang Rejo Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma yang ditemukan meninggal di Sungai Arau Bintang Desa Riak Siabun, Kamis pagi (15/5) lalu saat ini telah diserahkan ke pihak keluarga dan telah dimakamkan. Diduga penyebab meninggalnya karena mengalami penyakit epilepsi.
Kapolres Seluma AKBP Bonar Ricardo P Pakpahan mengatakan, dari keterangan pihak keluarga diketahui bahwa korban ini mengidap penyakit ayan atau epilepsi.
"Keterangan dari pihak keluarga, korban ini mengidap penyakit epilepsi dan dugaan korban meninggal karena ini," terang Kapolres.
Dijelaskan Kapolres, jenazah korban sudah diserahkan ke pihak keluarga. Setelah dipastikan bahwa korban benar warga Desa Tawang Rejo bernama Mukarabin sesuai keterangan pihak keluarga.
"Pihak keluarga telah ikhlas atas meninggalnya korban ini. Jadi pengusutan perkara ini kita hentikan sesuai permintaan keluarga yang diperkuat dengan surat pernyataan bermaterai," jelas Kapolres Seluma.
BACA JUGA:Taman Patung Kuda Dijadikan Ruang Publik Baru, Begini Kata Wabup Seluma
BACA JUGA: Bupati Kaur Ajak Pelajar Terus Berinovasi, Begini Caranya
Terpisah Kades Tawang Rejo Poniman juga membenarkan jika Mukarabin warganya yang ditemukan meninggal di Sungai Arau Bintang Desa Riak Siabun mengindap penyakit ayan atau epilepsi.
"Benar, warga kami Mukarabin yang ditemukan meninggal ini mengidap penyakit ayan dan kami duga korban meninggal karena penyakitnya ini," kata Poniman.
Lanjutnya, korban ini sangat senang bermain air. Sehingga diperkirakan saat sedang bermain air ini penyakit ayan korban kambuh. Sehingga jatuh dan masuk ke Sungai tempat korban ditemukan.
"Mungkin lagi main atau berak di sungai itu, penyakit ayan korban ini kambu. Sehingga langsung tenggelam dan akhirnya ditemukan telah meninggal dunia," ucap Poniman.
Dijelaskannya, jika korban telah di makamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Tawang Rejo, Kamis malam (15/5/2025) usai jenaza korban dijemput dari rumah sakit Bhayangkara Bengkulu.
"Korban sudah di makamkan tadi malam. Pihak keluarga telah ikhlas dan menerima kematian korban. Sesuai dengan yang telah disampaikan ke pihak kepolisian," sampai Poniman.(jefry)