RSUD Tais Berbenah, Revisi Perbup Insentif
JEFRYY/BE Manajemen RSUD Tais saat diwawancarai wartawan.--
Harianbengkuluekspress.id – Demi meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat serta menghindari munculnya persoalan internal di lingkungan rumah sakit, manajemen RSUD Tais tengah mempersiapkan sejumlah pembenahan, termasuk merevisi Peraturan Bupati (Perbup) Seluma terkait insentif tenaga medis.
Direktur RSUD Tais, Nurlaili Wenis mengatakan, revisi aturan tersebut dilakukan agar pelayanan rumah sakit semakin optimal dan tidak lagi muncul kelompok-kelompok tertentu di internal rumah sakit.
“Kita tidak ingin lagi di RSUD Tais ini ada kelompok-kelompok. Sehingga untuk meningkatkan pelayanan, maka manajemen sepakat melakukan revisi Peraturan Bupati tentang insentif di RSUD Tais,” ujar Nurlaili.
Ia menjelaskan, salah satu upaya yang harus ditingkatkan untuk mempertahankan status akreditasi paripurna serta mendukung rencana kenaikan tipe rumah sakit adalah penataan sarana dan prasarana penunjang pelayanan kesehatan.
Beberapa fasilitas yang menjadi perhatian di antaranya penambahan tempat tidur pasien, peralatan rontgen, ketersediaan dokter, gas medis, hingga pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Seluruh aspek tersebut menjadi bagian penting dalam proses evaluasi akreditasi rumah sakit.
“Akreditasi terakhir dilakukan tahun 2022 dan penilaian dilakukan satu kali dalam empat tahun,” sampainya.
BACA JUGA:Kinerja APBN Tetap Solid, Realisasi Belanja di Wilayah KPPN Manna Capai Rp 950 Miliar
BACA JUGA:Sengketa Sejak 2020, Rumah Mewah Eks Dewan Provinsi Bengkulu Dikosongkan Paksa
Selain pembenahan tata kelola manajemen, RSUD Tais juga terus berupaya meningkatkan layanan kesehatan spesialis kepada masyarakat. Di antaranya pengembangan layanan penyakit jantung, pengadaan alat CT Scan, hingga alat pendeteksi dini kanker.
Namun demikian, sejumlah program tersebut masih dalam proses pengajuan ke Kementerian Kesehatan karena harus memenuhi syarat sumber daya manusia, terutama dokter subspesialis jantung.
Tak hanya itu, RSUD Tais juga berupaya menambah layanan spesialis mata serta layanan cuci darah (hemodialisa).
Sementara itu, pihak manajemen juga mendorong adanya aliran listrik khusus dari PLN untuk RSUD Tais. Pasalnya, banyak peralatan kesehatan mengalami kerusakan dan tidak dapat dioperasikan secara maksimal akibat kendala kelistrikan.
“Sampai saat ini tidak ada tindak lanjutnya untuk listrik jalur khusus untuk RSUD Tais,” pungkasnya. (Jefrianto)