Harian Bengkulu Ekspress

Wawali Tinjau Perkembangan Bengkulu BISA

IST/BE Wakil Wali Kota Ronny Tobing didampingi Plt Sekda Toni Elfian saat memimpin rapat penilaian terhadap program Bengkulu BISA. --

Harianbengkuluekspress.id - Wakil Wali Kota, Ronny PL Tobing memimpin rapat dalam rangka monitoring program Bengkulu Bersih Indah Sejuk dan Asri di ruang rapat hidayah I, Jumat 18 Mei 2025. Sejak dilaunching pada awal Mei lalu saat ini Wali Kota dan Wakil Wali kota akan turun perdana melakukan peninjauan langsung bersama tim/juri untuk proses penilaian antar kelurahan. 

"Program ini sangat penting meningkatkan nilai-nilai kerjasama antar sesama masyarakat. nanti kami akan turun melihat langsung seperti apa progresnya," ujar Ronny. 

Setiap RT, lurah dan camat diminta tidak hanya prioritaskan masalah sampah saja, tetapi juga  menunjukkan karya atau kreatifitas yang dilakukan setiap RT.

Pada lahan kosong dapat dimanfaatkan untuk Tanaman Obat Keluarga atau tanaman cabai. Kemudian oengolahan sampah menjadi pupuk, pengolahan botol-botol plastik menjadi berbagai kerajinan yang bermanfaat, taman baca, Budidaya Ikan dan lainnya. 

"Kita jadwalkan hari Minggu 18 Mei nanti berkeliling ke beberapa RT melihat seperti apa keaktifan warganya dalam mewujudkan Bengkulu BISA," ungkap Ronny. 

BACA JUGA:Waspada Penipuan Aktivasi Data, Dukcapil Imbau Begini

BACA JUGA:Relokasi Pasar Panorama Berlanjut, Pedagang Diminta Relokasi Mandiri

Pemkot memberikan reward dan punishment dalam perlombaan tersebut bagi kelurahan terbersih akan diberikan hadiah uang tunai dan perlengkapan gotong royong. Sedangkan, kelurahan yang mendapatkan nilai terendah atau kategori terkotor dilakukan evaluasi. 

" Jika diwilayah kelurahan itu banyak pelaku usaha diminta jangan ragu menegur, jangan sampai limbahnya membuat kotor atau kumuh. Artinya semua elemen harus mendukung program ini," tambah Ronny. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota, Riduan menerangkan tim penilai akan melakukan tugasnya secara profesional. Setiap aspek penilaian akan dicatat berdasarkan poin. 

"Masalah kebersihan ini mencakup drainase depan rumah, kemudian pengelolaan sampah, aspek keindahan dan tingkat partisipasi masyarakat juga dinilai," imbuh Riduan. (Medi)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan