Wagub Mian Pasang Target Tinggi Kinerja ASN
IST/BE Wakil Gubernur Bengkulu, Mian memimpin apel pagi pegawai Pemprov Bengkulu perdana di tahun 2026, Senin 5 Januari 2026.--
Harianbengkuluekspress.id - Mengawali tahun kerja 2026, Pemerintah Provinsi Bengkulu menargetkan peningkatan kinerja birokrasi. Wakil Gubernur Bengkulu Ir H Mian menegaskan seluruh aparatur sipil negara (ASN) harus bekerja cepat, terencana, dan menghindari penumpukan pekerjaan di akhir tahun.
Penegasan tersebut disampaikan Mian saat memimpin apel perdana pada 2026 di halaman Kantor Gubernur Bengkulu, Senin (5/1/2026). Ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) segera menyusun strategi dan jadwal pelaksanaan kegiatan sejak awal tahun.
“Satu penekanan khusus saya sampaikan atas nama Gubernur, jangan sampai terjadi kejar tayang di akhir tahun. Susun skedul, bar chart, hingga action plan,” tegas Mian.
BACA JUGA: 44 CJH Kepahiang Masuk Daftar Cadangan, Biaya Pelunasan Turun
BACA JUGA: UMK Lebong Naik Segini
Menurutnya, perencanaan yang matang penting agar pelaksanaan anggaran berjalan merata sepanjang tahun. Ia mengingatkan, pekerjaan yang dikebut di penghujung tahun berpotensi menurunkan kualitas hasil.
“Kalau di akhir tahun kejar-kejaran, kita khawatirkan hasil pekerjaan tidak sempurna,” ujarnya.
Mian juga menyampaikan, hasil refleksi dan evaluasi kinerja Pemprov Bengkulu tahun 2025 yang dilakukan Gubernur Bengkulu H Helmi Hasan. Secara umum kinerja dinilai sudah baik, namun dituntut peningkatan pada 2026.
“Kami berterima kasih karena kinerja sudah baik. Tapi tahun 2026 harus lebih baik lagi,” tuturnya.
BACA JUGA:Liburan, Wisata River Tubing di Lebong Jadi Pilihan Masyarakat
Selain itu, Mian mendorong Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), termasuk PPPK paruh waktu, untuk ikut bekerja cepat dan profesional sebagai bagian integral dari ASN daerah.
Ia juga menekankan pentingnya kepekaan sosial seluruh ASN agar tidak hanya bekerja di belakang meja, tetapi responsif terhadap kondisi dan kebutuhan masyarakat.
“ASN harus peka dan sensitif terhadap lingkungan sekitar. Setiap kondisi harus cepat diantisipasi sebagai upaya membantu rakyat,” pungkas Mian. (Eko Putra Membara)