Gustini Kembali Pimpin STIA Bengkulu, Bidik Status Institut
IST/BE Gustini dan para dosen STIA Bengkulu berfoto bersama usai pelantikan Ketua STIA Bengkulu untuk periode 2026-2030, Rabu (7/5).--
Harianbengkuluekspress.id – Gustini kembali dilantik sebagai Ketua STIA Bengkulu untuk periode 2026-2030, Rabu (7/5). Pada periode keduanya ini, Gustini langsung menargetkan transformasi STIA Bengkulu menjadi institut.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari pengembangan kampus agar memiliki daya saing lebih kuat di tingkat regional maupun nasional.
“Sebagai perguruan tinggi yang fokus pada Administrasi Publik dan Administrasi Bisnis, kami menargetkan percepatan perubahan status STIA menjadi institut,” ujar Gustini usai pelantikan saat diwawancara BE, Kamis, 7 Mei 2026.
Ia menjelaskan, target tersebut didukung capaian akademik kampus yang terus meningkat. Saat ini, Program Studi Administrasi Publik dan Administrasi Bisnis di STIA Bengkulu telah meraih akreditasi unggul.
BACA JUGA:Idul Adha, ASN di Provinsi Bengkulu Diajak Kurban Kolektif
BACA JUGA:Lebong Kembali Dilanda Banjir dan Longsor, 12 Desa Terendam, Wabup Turun Lakukan Ini
Selain perubahan status kelembagaan, STIA Bengkulu juga menyiapkan pembukaan Program Pascasarjana Administrasi Bisnis untuk melengkapi Program Magister Administrasi Publik yang sudah berjalan.
“Dalam waktu dekat kami membuka Program Pascasarjana Administrasi Bisnis,” katanya.
Saat ini STIA Bengkulu memiliki Program Studi S1 Administrasi Publik, S1 Administrasi Bisnis, dan S2 Magister Administrasi Publik. Pengembangan program pendidikan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas lulusan agar lebih kompetitif di dunia kerja.
Mewakili Gubernur Bengkulu, Asisten I Setda Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, menyampaikan apresiasi atas capaian STIA Bengkulu selama kepemimpinan Gustini pada periode pertama.
Ia menilai keberhasilan sejumlah program studi meraih akreditasi unggul menjadi modal penting untuk pengembangan kampus ke depan.
“Pemerintah provinsi mendorong STIA segera merealisasikan transformasi status kelembagaan agar kualitas pendidikan tinggi di Bengkulu semakin meningkat,” ujar Khairil.
BACA JUGA:Rel Longsor, Molek Tujuan Lebong Tandai Terjun ke Jurang, Begini Respons Bupati Arie
Selain pengembangan institusi, Pemprov Bengkulu juga mendorong kolaborasi antara kampus dan pemerintah daerah dalam mendukung program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
Dengan penguatan akademik dan sinergi bersama pemerintah, STIA Bengkulu diharapkan mampu menjadi salah satu perguruan tinggi unggulan di Bengkulu, khususnya di bidang administrasi publik dan bisnis. (**)