Pengurus PCNU BU Periode 2024-2029 Dilantik, Ini Pesan PBNU
Pengajian Akbar sekaligus pelantikan pengurus PCNU Kabupaten BU periode 2024-2029, Senin 23 Juni 2025-Aprizal/Bengkuluekspress-
Harianbengkuluekspress.id - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Dr. H. Andi Irawan MHI, menekankan pentingnya penguatan wawasan kebangsaan di tingkat Pengurus Kabupaten Bengkulu Utara (BU) untuk memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dalam konteks ini, wawasan kebangsaan menjadi esensial untuk menjaga integritas dan persatuan bangsa, terutama di tengah tantangan yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia yang multikultural.
Hal tersebut disampaikannya dalam pengajian Akbar sekaligus pelantikan pengurus PCNU Kabupaten BU periode 2024-2029.
Kegiatan tersebut berlangsung komplek PCNU Kabupaten BU di Desa Gunung Agung Kecamatan Arga Makmur. Dimana kegiatan tersebut juga turut dihadiri langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati BU, Arie Septia Adinata SE MAP dan H Sumarno SPd, pada Senin 23 Juni 2025.
Andi Irawan mengajak semua pihak, terutama pengurus di tingkat kabupaten BU untuk aktif dalam menyebarluaskan nilai-nilai kebangsaan dan moderasi beragama.
BACA JUGA:Agenda Pemkab Bengkulu Selatan Hari Ini Padat, Berikut Kegiatannya
Hal ini penting agar masyarakat dapat memahami dan menghargai perbedaan yang ada, serta mencegah potensi konflik yang dapat mengancam keutuhan NKRI.
"Ini yang paling penting bagi seluruh pengurus NU yang ada di Kabupaten BU untuk aktif dalam menyebarluaskan nilai-nilai kebangsaan dan moderasi beragama. Hal ini penting agar masyarakat dapat memahami dan menghargai perbedaan yang ada, serta mencegah potensi konflik yang dapat mengancam keutuhan NKRI,"ujarnya.
Ditambahkannya, penguatan wawasan kebangsaan juga diharapkan dapat mengatasi isu-isu radikalisme dan intoleransi yang belakangan ini semakin marak, terutama di era digital yang memudahkan penyebaran paham-paham yang tidak sejalan dengan nilai-nilai kebangsaan.
Dengan meningkatkan kesadaran akan pentingnya wawasan kebangsaan, diharapkan masyarakat dapat lebih bersatu dan berkontribusi dalam menjaga stabilitas dan keamanan negara.
"Bila hal ini semua dilakukan diharapkan dapat mengatasi isu-isu radikalisme dan intoleransi yang belakangan ini semakin marak, terutama di era digital yang memudahkan penyebaran paham-paham yang tidak sejalan dengan nilai-nilai kebangsaan. Dengan meningkatkan kesadaran akan pentingnya wawasan kebangsaan, diharapkan masyarakat dapat lebih bersatu dan berkontribusi dalam menjaga stabilitas dan keamanan negara,"tambahnya.
Karena lanjutnya, NU meyakini bahwa hubungan antara agama dan negara harus dibangun dengan harmonis. Memposisikan tanggung jawab warganya secara seimbang dan proporsional.
BACA JUGA:Prediksi BMKG, Daerah yang Alami Hujan Lebat Hari Ini, Selasa 24 Juni 2025, Waspadalah!