Harian Bengkulu Ekspress

Bantu Korban Bencana Lewat APBD

Helmi Hasan--

Harianbengkuluekspress.id - Gubernur Bengkulu H Helmi Hasan SE terus berkomitmen untuk membantu wilayah terdampak bencana di Sumatera, khususnya Kabupaten Aceh Tamiang dan Kota Langsa. Melihat skala kerusakan yang besar itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu sedang mempertimbangkan untuk mengalokasikan bantuan tambahan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Bengkulu tahun anggaran 2026.

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mengatakan, dirinya telah melihat langsung di lapangan saat menyampaikan bantuan hasil donasi masyarakat Bengkulu. Kondisi di Aceh khususnya di Tamiang sangat memprihatinkan dan membutuhkan dukungan jangka panjang. Maka, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk melihat kekuatan APBD dalam memberikan bantuan lanjutan.

"Kita lihat nanti, terutama dari APBD Provinsi. Saya sudah bicara dengan TAPD, jika memungkinkan kita akan membantu kembali untuk Tamiang khususnya dan Langsa. Daerah yang betul-betul sangat membutuhkan bantuan," terang Helmi, Selasa 23 Desember 2025.

Helmi mengatakan, Aceh Tamiang menjadi daerah yang mengalami kerusakan parah saat terjadi bencana alam. Dirinya menceritakan pengalamannya bertemu langsung dengan Bupati Aceh Tamiang di lapangan karena kantor pemerintah telah hancur.

"Saat kita hadir ke sana, terutama di Tamiang, itu luar biasa. Tamiang itu saya temui bupatinya di lapangan. Kantornya habis, Polres, Kejari juga. Lampu mati, kotanya hancur-hancuran," tuturnya.

BACA JUGA:Ribuan Kader BKKBN Bergerak, Belasan Ribu Paket MBG Disalurkan ke Kelompok Rentan

BACA JUGA:Ketua DPRD Minta Pedagang Nakal di Kawasan Wisata Ditertibkan

Helmi menjelaskan, dampak kerusakan infrastruktur tersebut akibat banjir dan tanah longsor itu, lebih besar dibanding bencana sebelumnya tsunami di Aceh.

"Lebih parah dari tsunami. Begitunya di Langsa, sama kayak begitu juga. Sehingga dari dua itu, saya melihat Tamiang itu yang paling parah, yang paling perlu dukungan kita," tambah Helmi.

Sebelumnya, Pemprov Bengkulu telah sukses menggalang solidaritas masyarakat Bengkulu dengan total donasi mencapai Rp 4,3 miliar. Bantuan tersebut telah didistribusikan ke tiga provinsi tetangga yang terdampak bencana. Baik itu Provinsi Aceh, Sumatera Barat maupun Sumatera Utara.

"Memang betul, kita sudah menggalang 4,3 miliar. Sudah kita transfer ke Aceh Rp 1 miliar, ke Sumatera Barat Rp 1 miliar, dan Sumatera Utara Rp 1 miliar," ungkap Helmi.

Sisa dari dana tunai tersebut, menurut Helmi disalurkan dalam bentuk bantuan logistik yang diantar langsung ke lokasi bencana.

"Ada yang langsung kita sampaikan berupa uang, pakaian, Sembako, dan sebagainya. Tetapi untuk Tamiang, saya pikir itu masih sangat membutuhkan bantuan," tandasnya. (Eko)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan