Harian Bengkulu Ekspress

Selama Bulan Puasa, Jam Belajar SD dan SMP Dipangkas Segini

Proses kegiatan belajar mengajar yang berlangsung di salah satu sekolah yang ada di Kota Bengkulu.-IST/BE-

Harianbengkuluekspress.id  - Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bengkulu akan melakukan penyesuaian jadwal kegiatan belajar mengajar (KBM).

Melalui surat edaran resmi, durasi tatap muka di kelas bagi pelajar tingkat SD dan SMP dipastikan akan lebih singkat dari hari biasanya.

Kebijakan ini diambil untuk memberikan kelonggaran bagi para siswa agar dapat menyeimbangkan waktu antara kewajiban akademik dan ibadah puasa.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdik Kota Bengkulu, Denny Apriansyah mengonfirmasi adanya pemotongan durasi waktu disetiap sesi mata pelajaran.

“Selama bulan Ramadan nanti, jam belajar siswa kita kurangi sepuluh menit untuk setiap mata pelajaran,” ucapnya.

Secara teknis, pemangkasan waktu ini berlaku secara proporsional untuk seluruh jenjang pendidikan dasar yang berada di bawah naungan Pemkot Bengkulu.

Bagi siswa SMP, setiap jam pelajaran yang biasanya  berlangsung hampir satu jam, nanti mengalami penyusutan signifikan. Begitu pula jenjang SD yang mendapatkan pengurangan durasi serupa.

“Untuk di SMP dari 45 menit menjadi 35 menit, sedangkan untuk SD dari 35 menit menjadi 25 menit per mata pelajarannya,” jelasnya.

Dia menekankan bahwa langkah ini bukan berarti mengurangi kualitas pendidikan, melainkan bentuk empati dari pemerintah terhadap kondisi fisik siswa yang sedang berpuasa. Dengan pulang lebih awal atau lebih cepat, diharapkan para siswa/siswi memiliki energi lebih untuk menjalankan rangkaian ibadah, baik di rumah maupun di lingkungan sekolah.

“Kebijakan ini pun kami buat agar selama berada di sekolah, anak-anak bisa lebih fokus beribadah di bulan Ramadan, tanpa mengabaikan kegiatan belajar mengajar,” bebernya.

Pihaknya berharap seluruh sekolah segera menyesuaikan jadwal internal mereka ini berdasarkan edaran ini. Selain menjaga kondusivitas belajar, momentum ramadan ini diharapkan menjadi sarana penguatan karakter religius bagi seluruh peserta didik di Kota Bengkulu. (529)

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan