Pedagang Dukung Relokasi PKL, Begini Pernyataan Pedagang di Pasar Kepahiang
Doni/BE Bangunan Pasar Kepahiang yang jadi pusat perekonomian Kabupaten. Kepahiang--
Harianbengkuluekspress.id - Keinginan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang, merelokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) masuk ke dalam Pasar Kepahiang, mendapat dukungan penuh para pedagang didalam Pasar Kepahiang. Pedagang yang sudah puluhan tahun mencari nafkah di dalam bangunan Pasar Kepahiang menyambut baik rencana Pemkab Kepahiang tersebut.
"Sangat positif pak kalau semua PKL ditertibkan. Pastinya jika PKL masuk dalam kios pasar, maka para pembeli juga masuk kedalam pasar," ungkap Pedagang Baju di Pasar Kepahiang, Raham (53) kepada BE.
Menurut Raham, selama ini karena PKL tidak tertib dan banyak membuka lapak dagangan di sepanjang Jalan Syahrial dan Asolihin membuat pengunjung atau pembeli tidak berminat masuk kedalam Pasar Kepahiang untuk belanja. Dampaknya para pedagang didalam mengalami kekurangan omset pemasukan.
"Jika benar ditertibkan, tentunya baik untuk semua. Jadi Pasar didalam ini bisa rame lagi," ungkap Raham.
BACA JUGA:Nakes di Lebong Siap Berikan Pelayanan, Selama Musim Mudik Lebaran di Sini Lokasi Penempatannya
BACA JUGA:ASN Tambah Libur Terancam Disanksi, Ini Warning Sekda Kabupaten Kepahiang
Dukungan serupa juga disampaikan Anas, salah seorang pedagang sepatu juga di Pasar Kepahiang. Dia mengatakan, relokasi para pedagang untuk masuk ke dalam pasar akan berdampak positif bagi semua pedagang. Dengan pedagang yang masuk ke dalam pasar, maka mau tidak mau pembeli juga akan masuk ke dalam pasar. Pada akhirnya, bagian dalam pasar bisa kembali ramai dan membuat penjualan dan transaksi semua pedagang bisa meningkat.
"Kalau yang berjualan diluar tidak ada, maka orang akan masuk ke dalam pasar. Setidaknya, barang-barang jualan pedagang ini dilihat orang," kata Anas.
Sebelumnya, Bupati Kepahiang H Zurdi Nata SIP merencanakan penataan kawasan Pasar Kepahiang, langka yang akan diambil Pemkab Kepahiang dengan menertibkan para PKL agar masuk kedalam Pasar Kepahiang. Sehingga tidak terjadi penumpukan pedagang di sepanjang Jalan Syahrial dan Asolihin Kecamatan Kepahiang. (Doni Parianata)