Harian Bengkulu Ekspress

Perluasan Lahan RSHD Tunggu Gubernur, Ini Penjelasan Direktur RSHD Kota Bengkulu

Medi/BE Gedung Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD).--

Harianbengkuluekspress.id - Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu diperluas lahannya pada 2025. Adapun lahannya menggunakan hibah lahan Pemerintah Provinsi Bengkulu dan beberapa lahan milik warga sekitar. Hanya saja, eksekusi perluasan lahan ini masih menunggu instruksi dari Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, SE.

Direktur RSHD Kota Bengkulu, dr Lista Cerlyviera mengatakan, terkait perluasan lahan itu mendapatkan dukungan penuh baik dari Pemerintah kota maupun provinsi. Terkait eksekusinya tinggal menunggu instruksi dari Gubernur Helmi Hasan. 

"Kami menunggu proses dilimpahkan karena rencana ini memang sudah lama sejak Pak Helmi Hasan masih jabat Walikota," ujar dr Lista. 

Menginggat membutuhkan proses administrasi dan kelengkapan syarat lainnya, paling lambat perluasan area rumah sakit ini terlaksana pada 2026. Sedangkan, pada 2025 diusulkan anggarannya untuk pembebasan lahan tersebut. Adapun luasan lahan tersebut sekitar 1,5 hektare dengan estimasi anggaran dibutuhkan hingga Rp 14 miliar. 

BACA JUGA:Besok ASN Kaur Wajib Ngantor, Tambah Libur Disanksi

BACA JUGA:Gotong Royong Rutin Bersihkan Pantai Panjang, Ini Instruksi Wali Kota Bengkulu pada OPD

"Lahan itu rencananya untuk pengembangan layanan yang mencakup layanan terpadu bagi masyarakat. Termasuk menambah jumlah tempat tidur untuk mendukung naik tingkat dari tipe C ke tipe B," ungkapnya. 

Disamping itu, RSHD juga melengkapi berbagai pelayanan kesehatan seperti keteterisasi jantung sehingga dibutuhkan alokasi ruangan cath lab jantung. Kemudian juga mengembangkan layanan kanker dan sebagainya. 

"Selain itu, ada penambahan ruang Perinatologi dan Neonatal Intensive Care Unit (NICU) untuk perawatan bayi baru lahir yang memerlukan penanganan khusus," jelasnya. 

Asisten II Pemkot, Sehmi Alnur menambahkan RSHD Kota Bengkulu saat ini menjadi salah satu rumah sakit terbaik di Provinsi Bengkulu dan banyak warga kota maupun kabupaten tetangga lainnya yang mendapatkan pelayanan di RSHD tersebut. Seiring dengan peningkatan pelayanannya maka perlu diimbangi dengan fasilitas yang lebih memadai seperti penambahan kamar dan gedung pelayanan lainnya.

BACA JUGA:Bank Muamalat Buka Lowongan Kerja Terbaru, Ini Syaratnya

"Dengan kolaborasi Pak Wali kota dan Pak Gubernur baru tentu semuanya memprioritaskan masalah kesehatan. Dilihat kebutuhan saat ini RSHD sudah semakin butuh pengembangan lahan. Tak menutup kemungkinan nanti bisa dibicarakan kembali," imbuh Sehmi. (Medi Karya Saputra)

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan