Harga Sayuran di Rejang Lebong Anjlok, Ini Solusi dari Bupati Agar Stabil
Bupati bersama Wakil Bupati dan Ketua DPRD Rejang Lebong saat meninjau harga sayur, Kamis 10 April 2025-Ary/Bengkuluekspress-
Harianbengkuluekspress.id- Bupati Rejang Lebong, H Muhammad Fikri SE MAP telah memiliki solusi saat harga sayuran di Kabupaten Rejang Lebong tengah anjlok.
Salah satunya adalah dengan mengajak seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memborong sayuran.
"Kita telah memiliki solusi saat harga sayuran tengah anjlok," sampai Bupati Fikri saat meninjau harga sayuran bersama Wakil Bupati Rejang Lebong, Dr Hendri SSTP MSi dan Ketua DPRD Rejang Lebong, Juliansyah Yayan disalah satu gudang sayuran di Desa Suban Ayam Kecamatan Selupu Rejang, Kamis 10 April 2025.
Sayuran yang diborong tersebut, menurut Bupati nantinya akan dibagikan kepada masyarakat termasuk di kalangan ASN dari masing-masing OPD yang ada di Kabupaten Rejang Lebong.
BACA JUGA:Pemkot dan Pemprov Bengkulu Saling Hibah Aset, Ini Daftarnya
BACA JUGA:Prediksi BMKG, Daerah yang Alami Hujan Lebat Hari Ini, Jumat 11 April 2025, Waspadalah
Sehingga menurutnya dalam pelaksanaanya kepada OPD memborong sayuran dari petani atau pengepul kemudian dibagikan kepada seluruh pegawai di masing-masing OPD.
"Ini akan kita laksanakan saat harga sayuran tengah anjlok seperti saat ini," kata Fikri.
Dijelaskan Fikri, solusi tersebut merupakan jawaban dari permasalahan anjloknya harga sayuran terutama setelah lebaran ini.
Dimana menurut keterangan dari pemilik gudang anjloknya harga sayuran tersebut karena tidak adanya pasar atau pembeli dari sayuran yang dipanen para petani.
Sehingga menurut bupati dengan mengajak kepala OPD untuk memborong sayuran maka menciptakan pasar atau pembeli dari sayuran tersebut.
Sementara itu pemilik Gudang Sayuran, Heri Kurniawan (45) menyambut baik rencana dari Bupati Rejang Lebong tersebut.
Ia berharap langkah yang dilakukan oleh Bupati Fikri tersebut kedepannya bisa membuat harga sayuran di Kabupaten Rejang Lebong selalu stabil.
Terkait dengan harga sayuran sendiri, Heri mengungkapkan bahwa ada beberapa komoditas yang harganya anjlok seperti cabai rawit hijau yang sebelumnya Rp 40 ribu per Kg menjadi Rp 12 sampai 15 ribu per Kg.