Ribuan Orang Terpapar ISPA, Ini Penyebabnya
Ruslian--
Harianbengkuluekspress.id - Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Provinsi Bengkulu mulai mengkhawatirkan. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu Ruslian SKM MSi mengatakan, hingga bulan Maret, kasus ISPA menunjukkan angka yang sangat tinggi, mencapai total 4.801 kasus.
"Kasus ISPA di Provinsi Bengkulu tercatat sampai 4.801 kasus orang terpapar," ujar Ruslian, Jumat 18 April 2025.
Dijelaskannya, kasus ISPA yang signifikan itu tersebar di beberapa Kabupaten. Seperti Kabupaten Rejang Lebong mencatat kasus tertinggi dengan 1.359 kasus, disusul Bengkulu Tengah dengan 1.291 kasus, Mukomuko 1.140 kasus, Bengkulu Utara 644 kasus, Kaur 196 kasus, dan Bengkulu Selatan 171 kasus. Sementara itu, Kota Bengkulu, Lebong, Seluma, dan Kepahiang dilaporkan nihil kasus ISPA pada periode yang sama.
"Tertinggi kasusnya ada di Rejang Lebong," tambahnya.
Ruslian menegaskan, ISPA menjadi penyakit dengan angka kejadian tertinggi dibandingkan penyakit lainnya di Provinsi Bengkulu. Penyakit ini dapat menyerang berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak usia 3 tahun hingga lansia.
"Ini menjadi penyebab utama kunjungan pasien ke berbagai fasilitas kesehatan," bebernya.
BACA JUGA:Janji Turunkan Pajak BBM Masih Dikaji
BACA JUGA:10 Ribu Pelajar Telah Nikmati Program MBG, Targetkan Dirikan 25 Dapur Tambahan
Ruslian menjelaskan beberapa faktor yang menjadi pemicu tingginya kasus ISPA, di antaranya adalah faktor cuaca dan lingkungan, perilaku hidup yang kurang sehat. Kemudian, kurangnya daya tahan tubuh akibat tidak mengkonsumsi makanan bergizi, kebiasaan bekerja sambil melakukan perilaku tidak sehat seperti merokok.
"Termasuk faktor alergi dan lingkungan yang kotor. Debu di dalam rumah, termasuk pada seprai dan bantal yang jarang diganti, juga turut berkontribusi terhadap peningkatan risiko ISPA," ungkap Ruslian.
Untuk pengendalian dan pencegahan ISPA, Ruslian meminta masyarakat untuk mengubah perilaku menjadi lebih sehat. Seperti rajin mencuci tangan menggunakan sabun, beraktivitas fisik secara teratur.
"Menggunakan masker terutama saat berada di lingkungan dengan kualitas udara buruk atau saat bekerja di tempat yang berdebu. Ketika pola hidup sehat bisa dilakukan, maka bisa terhindar dari terjangkit berbagai penyakit," tandasnya. (Eko)