Wagub Sidak Jalan SMAN 10 Mukomuko Berlumpur, Musala Tak Layak, Begini Respons Gubernur Helmi
Wagub Bengkulu, Ir Mian meninjau kondisi jalan menuju SMAN 10 Mukomuko di Penarik, Rabu, 23 April 2025.-IST/BE-
Harianbengkuluekspress.id - Kondisi jalan menuju SMAN 10 Mukomuko di Kecamatan Penarik menimbulkan keprihatinan bagi Wakil Gubernur (Wagub) Bengkulu, Ir Mian.
Didampingi sang istri, Eko Kurnia Ningsih yang juga Anggota DPR RI Dapil Provinsi Bengkulu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Bengkulu, Saidirman SE MSi dan sejumlah pihak lainnya, Wagub Mian melakukan kunjungan kerja (kunker) pada Rabu, 23 April 2025, untuk meninjau langsung kondisi sekolah tersebut.
Fokus utama kunjungan adalah akses jalan menuju SMAN 10 Mukomuko yang kondisinya sangat memprihatinkan. Jalan sepanjang hampir 600 meter tersebut rusak sejak belasan tahun lalu.
Kondisi tersebut, menyulitkan akses bagi siswa dan guru untuk menuju dan pulang dari sekolah.
BACA JUGA:Victor Antonius Jabat Kajati Bengkulu, Usai Dilantik, Kajagung Pesankan Ini
BACA JUGA:Pabrik Sawit Abaikan Ketetapan Harga TBS, Wagub Ancam Berikan Sanksi
"Ini saya cek tadi pas masuk ke SMAN 10, waduh jalannya cukup memprihatinkan. Pas masuk ke sini tadi, ini jalan kabupaten Mukomuko," ujar Mian.
Tidak hanya akses jalan, Mian juga meninjau fasilitas bangunan sekolah. Dalam peninjauannya, ia mendapati kondisi fasilitas yang memprihatinkan. Terutama pada ruangan musala sekolah yang dinilai sangat memprihatinkan.
"Banyak fasilitas sekolah yang perlu mendapatkan perhatian serius," tambahnya.
Melihat kondisi tersebut, Wagub langsung mengambil tindakan cepat dengan menghubungi Gubernur Bengkulu, H Helmi Hasan SE melalui sambungan telepon.
Dalam percakapannya, Wagub menyampaikan secara langsung kondisi memprihatinkan yang dialami SMAN 10 Mukomuko. Ia mencontohkan bagaimana para siswa harus melewati jalan berlumpur, serta kondisi musala yang jauh dari layak.
"Pak Gubernur, ini diambil salah satu contoh memprihatinkan sekali SMAN 10 ini. Kalau anak ke sekolah ini jalan berlumpur, musalanya kayak zaman saya SD dulu (tahun 60-an). Jadi, izin Pak Gubernur, saya sampaikan ke mereka untuk dapat segera (dibangun)," kata Mian melalui sambungan telepon WhatsApp kepada gubernur.
Gayung bersambut, Gubernur Helmi menunjukkan respons cepat atas laporan tersebut.
Gubernur menyatakan kesiapannya untuk segera menindaklanjuti kondisi yang disampaikan oleh Wagub Bengkulu.