Wabah Cacing Serang Ternak di BS, Distan Turun Tangan
Petugas Distan saat menangani wabah penyakit cacingan yang menyerang ternak sapi milik warga Bengkulu Selatan, Rabu 23 April 2025.-Renald/Bengkuluekspress-
Harianbengkuluekspress.id – Wabah penyakit cacingan kembali menyerang ternak sapi milik warga Bengkulu Selatan. Dampaknya, puluhan ekor sapi mati mendadak,
Khususnya jenis sapi bali yang banyak dipelihara masyarakat, tentunya situasi ini membuat para peternak khawatir dan was-was.
Kepala Dinas Pertanian Bengkulu Selatan, Sakimin SPt mengakui bahwa pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga.
Tim kesehatan hewan Distan yang dikenal dengan sebutan Tim Pantter (Pantau Ternak) telah disebar ke seluruh kecamatan.
BACA JUGA:Pencoblosan PSU Telah Selesai, Ini Pesan Bupati BS pada ASN
BACA JUGA:Menjelang keberangkatan ke Tanah Suci, Ini Pesan Kepala Kemenag BS untuk CJH
“Benar, setelah ada informasi ternak sakit, kami langsung turun tangan. Tim Pantter langsung kami sebar ke 11 kecamatan di Bengkulu Selatan,” ujar Sakimin, Rabu 24 April 2025.
Selain melakukan vaksinasi, tim juga mengambil sampel ternak yang terinfeksi untuk dilakukan uji laboratorium. Tak hanya itu, pemberian obat dan vitamin juga dilakukan untuk mempercepat pemulihan kondisi ternak.
“Masyarakat yang butuh pertolongan sampaikan ke kami, jangan ragu. Semua layanan ini gratis, tanpa biaya apapun,” tegasnya.
Sakimin berharap seluruh petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) lebih aktif turun ke lapangan untuk mendeteksi dan menangani wabah lebih dini.
“Kalau PPL aktif, kami bisa tekan angka kematian ternak. Kalau tidak, kerugian peternak akan semakin besar,” pungkasnya.
Keluhan peternak pun terus berdatangan. Hendra (45), peternak asal Kecamatan Pino Raya mengungkapkan, penyakit cacing telah menyerang puluhan ekor sapi miliknya.
“Kalau yang umur di bawah setahun, kebanyakan mati. Yang dewasa pun kondisinya kurus, tidak mau makan. Kami tidak tahu asal parasit ini, tapi sudah menyebar luas,” kata Hendra.
BACA JUGA:Prakiraan Cuaca Bengkulu Selatan, Kamis 24 April 2025, Waspada Hujan Petir di Wilayah Pegunungan