Rejang Lebong Usulkan Pembangunan Sekolah Rakyat, Ini 3 Lokasi yang Disiapkan
Sekda Rejang Lebong saat memimpin rapat usulan pendirian sekolah rakyat di Kabupaten Rejang Lebong, Senin 28 April 2025.-Ary/BE -
harianbengkuluekspress.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong mengusulkan pembangunan sekolah rakyat kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial RI.
Sekretaris Daerah Kabupaten Rejang Lebong, Yusran Fauzi ST mengungkapkan, dalam mengusulkan pembangunan sekolah rakyat tersebut, Pemkab Rejang Lebong telah menyiapkan lahan ditiga lokasi yang berbeda sebagai lokasi pembangunan sekolah rakyat tersebut.
"Saat ini kita tengah mengusulkan pendirian sekolah rakyat di Kabupaten Rejang Lebong, dimana ada tiga lokasi yang kita siapkan untuk pendirian sekolah tersebut," sampai Yusran usai memimpin rapat pembahasan usulan sekolah rakyat yang dilaksanakan di Ruang Rapat Bupati Rejang Lebong, Senin 28 April 2025.
Diungkapkan Yusran, tiga lokasi yang akan diusulkan untuk menjadi lokasi pembangunan sekolah rakyat adalah di belakang BLKM Kelurahan Cawang Baru Kecamatan Selupu Rejang. Kemudian di Hutan Kota yang ada di Kelurahan Talang Ulu Kecamatan Curup Timur dan satu lagi di tanah milik Pemkab Rejang Lebong yang ada di Desa Dataran Tapus Kecamatan Bermani Ulu Raya.
"Dari tiga lokasi ini, kita akan sampaikan kepada pak bupati mana yang akan beliau rekomendasikan," papar Yusran.
BACA JUGA:Musik Bisa Jadi Sumber Ekonomi, Begini Kata Wabup Rejang Lebong
BACA JUGA:30 Klub Voli Bersaing Rebut Juara Hardiknas, Ini Pesan Wabup Kepahiang
Namun menurut Yusran, dari tiga lokasi yang telah disiapkan tersebut, yang paling memenuhi syarat untuk dijadikan lokasi pendirian sekolah rakyat tersebut adalah tanah yang ada di Dataran Tapus. Karena untuk yang di area BLKM Cawang saat ini belum ada sertifikat, kemudian untuk di kawasan hutan kota menurutnya akan ada proses pengalihan fungsi lahan terlebih dahulu.
"Memang untuk lokasi yang kita usulkan mengkrucut ke Dataran Tapus, namun kita tetap menunggu petunjuk dari pak bupati," katanya.
Diungkapkan Sekda, dalam pengusulan pendirian sekolah rakyat tersebut pemerintah pusat telah menentukan luasan lahan yang harus disiapkan yaitu lahan yang memiliki luas 5 sampai 10 hektare. Selain menyiapkan lahan, Sekda juga mengaku saat ini Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong juga tengah menyusun proposal pengusulan. Karena saat ini proses pengusulan sekolah rakyat tersebut masih ditingkat Provinsi Bengkulu.
Sementara itu, Ketua DPRD Rejang Lebong, Juliansyah Yayan yang juga hadir dalam rapat tersebut menegaskan, bahwa DPRD Rejang Lebong siap mendukung penuh usulan untuk pendirian sekolah rakyat di Kabupaten Rejang Lebong tersebut.
"Kita sangat mendukung pembangunan sekolah rakyat ini karena ini untuk kepentingan masyarakat kita," ungkap Yayan.
Yayan mengingatkan, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong untuk benar-benar menyiapkan dan melengkapi berkas-berkas pengusulan terutama surat-surat dari lahan yang akan diusulkan untuk menjadi lokasi pembangunan sekolah rakyat tersebut.
Dibagian lain, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Rejang Lebong, Syahfawi SKM MKM mengungkapkan, bahwa sekolah rakyat sendiri merupakan salah satu program unggulan dari Presiden Prabowo Subianto. Dimana menurutnya sekolah rakyat ini nanti akan diperuntukkan untuk masyarakat yang kurang mampu dan tidak bisa sekolah.