DPD RI Suarakan Pendangkalan Alur Pelabuhan Pulau Baai
Anggota DPD RI Dapil Bengkulu, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., MSM--
Harianbengkuluekspress.id - Anggota DPD RI Dapil Bengkulu, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., MSM, kembali menyuarakan permasalahan pendangkalan alur Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu ke pemerintah pusat bersama pemerintah Provinsi Bengkulu. Bahkan ia juga intens melakukan komunikasi ke Pelindo untuk bersatu bersinergi mencari solusi terbaik.
“Kita berjuang bersama baik di pusat dengan menyuarakan bersama dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu sendiri guna mencari solusi terbaik,” sampainya.
Menyuarakan terus dilakukan, mengingat Pulau Enggano bagian dari Provinsi Bengkulu yang juga harus menjadi perhatian. Karena lebih dari 4.000 orang penduduk di Pulau Enggano Provinsi Bengkulu ini seluruh kebutuhan mereka di suplai dari Bengkulu, termasuk membawa hasil komoditas hasil bumi di Pulau Enggano ke Bengkulu menjadi penghalang dan penghambat bagi sanak saudara.
“Solusi satu persatu untuk sanak saudara di Enggano tengah diurai dengan cara mobilisasi kapal penumpang dan kapal Barakamla untuk menyuplai pangan termasuk warga sendiri,” sambungnya.
BACA JUGA:Sinergi Bagi Negeri, Donor Darah Agenda Rutin Astra Motor Bengkulu
BACA JUGA:Kapolres Kaur Ajak Buruh Bersatu dan Jaga Kamtibmas
Dibeberkan, konektivitas antar daerah ini sangatlah di perlukan. Mengingat pendangkalan alur keluar masuknya kapal ke pelabuhan ini masalah serius yang harus di atasi bersama. Karena, ini juga bagian penting dari kemajuan Provinsi Bengkulu.
“Ini tugas kita bersama untuk mencari solusi terbaik. Jangan sampai berlarut-larut yang akan membawa dampak negatif,” sambungnya lagi.
Anggota DPD RI ini, mengaku akan terus memantau perkembangan proses pengerukan sedimentasi pelabuhan Pulau Baai. Harapannya dalam waktu dekat aktivitas di pelabuhan Pulau Baai dapat normal dan kembali pulih.
“Kita akan terus menyuarakan dan mengawal perkembangan di pusat,” sampainya singkat. (Jefrianto)