Begini Kata Ketua PMJB Seluma Soal Swadaya Perbaiki 9 KM Jalan Rusak
Ketua PMJB Seluma bersama panitia kerja swadaya perbaikan jalan.-Jefryy/BE -
harianbengkuluekspress.id - untuk ke Sekian kalinya, akses jalan provinsi dari Padang Serai - Kungkai Baru Kecamatan Air Periukan, mengalami kerusakan menahun yang tak kunjung di lakukan perbaikan oleh pemerintah Provinsi Bengkulu. Kali ini, Ketua Paguyuban Masyarakat Jawa Bengkulu (PMJB) Kabupaten Seluma dan juga anggota DPRD kabupaten Seluma Wandi SSos bersama H Suhardi kembali memprakarsai perbaikan secara swadaya dalam skala lebih besar dan panjang jalan yang diperbaiki sampai 9 Km. Dengan bermodalkan alat berat pinjam pakai milik Pemda Seluma, mantan Kades Riak Siabun ini memberanikan diri memprakarsai perbaikan jalan dengan mengumpulkan dana sukarela dari pengguna jalan. Baik itu pengusaha maupun tokoh masyarakat dan bersyukur perbaikan jalan swadaya ini mendapat respon positif dari warga di Lima Desa Riak Siabun, Desa Riak Siabun 1, Desa Sumber Makmur Kecamatan Sukaraja. Desa Tawang Rejo serta Desa Kungkai Baru Kecamatan Air Periukan.
Kepada wartawan, Wandi Anggota DPRD Seluma ini menerangkan, jika terhitung tahun 2007 sudah dilaksanakan perbaikan secara swadaya dan gotong royong ini. Namun, kali ini cakupan perbaikan jalan ini lebih panjang 9 KM dari total panjang jalan provinsi 15 Km. Jalan di Kampung Melayu, Loncor menjadi titik awal pekerjaan. Karena memang lobang dan genangan air paling banyak di titik loncor ini.
“Mulai dari Loncor, Kampung Melayu kota Bengkulu sampai Desa Riak Siabun sangat rusak berat, Desa Sumber Makmur juga rusak dan lubang jalannya juga banyak,” sambungnya.
BACA JUGA:Warga Seluma Protes Tanah Kuning Penuhi Jalan Nasional, Ini Dampaknya
BACA JUGA:Cocok Bagi Penderita Anemia, Buah Plum Menaikan Tensi Darah, Ini Caranya
Sampainya, untuk menimbun dan meratakan jalan ini menggunakan alat berat pinjam pakai ke Pak Bupati Seluma dan biaya oprasional, BBM, Akomodasi dan upah oprator murni hasil swadaya yang masih harus dilakukan. Pekerjaan Perbaikan jalan berlubang ini, ditargetkan 6 hari kedepan bisa di selesaikan dengan maksimal. Karena
akses jalan ini merupakan akses sangat sentral dan penting terutama bagi untuk menuju Kota Bengkulu dan menuju Provinsi Bengkulu. Pasalnya, sebagian besar aktivitas masyarakat mulai bekerja dan bersekolah masyarakat di Kota Bengkulu.
“Membawa hasil bumi sangat tergantung dari jalan ini. Dengan perbaikan swadaya jalan ini lobang-lobang yang suda sangat parah akan di ratakan atau ditimbun,hanya saja langkah ini bersifat jangka pendek tapi setidaknya suda meringankan warga,”sampainya.
Sementara Maryoto, Ketua pelaksana dalam aksi swadaya masyarakat di lima desa ini menyampaikan, jika swadaya perbaikan jalan ini sudah disambut baik masyarakat. Bahkan sumbangan sementara sampai saat ini sudah terkumpul Rp 28 juta.
“Kemungkinan dana yang kita butuhkan ini mencapai Rp 50 juta, karena juga dipergunakan untuk membeli material koral untuk penimbunan jalan yang berlinang,”imbuhnya.
Sekalipun belum terselesaikan keseluruhan 9 KM tersebut, terdapat beberapa titik spot jalan harus mendapatkan penanganan khusus. Karena sudah mengalami berlobang, Sehingga dilakukan meratakan dan kembali di timbun. Sebari membuatkan aliran air dikala hujan. Sedangkan pada jalan yang masih bagus, jika memang terdapat lobang pun akan tetap di timbun dengan koral. Sedangkan jika lubang kecil, maka akan di semen.
“Mudah mudahan selesai dengan yang kita harapkan. Karena memang akses jalan ini tak kunjung mendapatkan perhatian dari pemerintah provinsi,”sampainya.(jefry)