Meminimalisir Tersesat Saat Ibadah Haji, Berikut 7 Tips Menyimpan Alamat Hotel di Tanah Suci
Meminismaliri agar tidak tersesat, jemaah haji dapat menggunakan gelang identitas -Tangkaplayar/bengkuluekspress-
Harianbengkuluekspress.id- Menyimpan alamat lengkap hotel atau pemondokan sangat penting bagi jemaah haji. Ini dilakukan untuk meminimalisir tersesat serta memastikan mereka dapat kembali dengan mudah ke tempat tinggal selama di Tanah Suci.
Diketahui, jemaah haji dari berbagai negara terus berdatangan. Tak terkecuali jemaah haji Indonesia.
Tahun 2025 ini, pemerintah Indonesia telah menyiapkan 300 hotel untuk pemondokan jemaah haji reguler selama berada di Arab Saudi serta untuk menampung 203.320 jemaah haji reguler,
Rinciannya 205 hotel di Makkah dan 95 hotel di Madinah.
Selanjutnya, jarak hotel dengan masjidil haram rata-rata pada radius maksimal 4,5 Kilometer. Sedangkan di Madinah, semua hotel terletak di Markaziyah, area paling dekat dengan Masjid Nabawi.
Untuk memastikan jemaah haji tidak terpisah dari rombongan dan bisa kembali ke hotel dengan mudah maka perlu menyimpan alamat hotel.
BACA JUGA:Jemaah Haji Kloter Pertama Bengkulu Tiba Ditanah suci, 2 Jemaah Diobservasi, Ini Penyebabnya
BACA JUGA:Jarak Hotel dan Masjid Nabawi 4,5 Kilometer, Jemaah Diimbau Simpan Alamat Hotel
Berikut tips menyimpan alamat lengkap hotel/pemondokan di Tanah Suci :
1. Minta dan simpan Kartu Nama Hotel
Segera setelah tiba di hotel, mintalah kartu nama hotel dari resepsionis. Kartu ini biasanya mencantumkan nama hotel, alamat lengkap, dan nomor kontak yang dapat dihubungi.
Simpan kartu tersebut di tempat yang mudah dijangkau, seperti dompet atau tas slempang .
2. Foto Papan Nama Hotel
Jika kartu nama hotel tidak tersedia, jemaah disarankan untuk memotret papan nama yang tertera di depan hotel.