Harian Bengkulu Ekspress

SPBU di BU Pastikan Pasokan BBM Normal, Ini Harapannya kepada Warga

Antrean panjang di SPBU di Kabupaten BU hingga hari keempat masih terjadi, lantaran masyarakat khawatir tidak dapat BBM, Selasa 13 Mei 2025. - APRIZAL/BE-

harianbengkuluekspress.id  - Hingga hari keempat, sejak Sabtu 10 Mei 2025 hingga hari ini Selasa 13 Mei 2025, antrean panjang terus terjadi di 2 SPBU yang berada didalam Kecamatan Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara (BU). Hal ini disebabkannya masyarakat panic buying lantaran takut dan khawatir tidak mendapatkan BBM.

Menanggapi hal tersebut, Manager SPBU Datar Ruyung, Aswadi Idris mengimbau, kepada masyarakat untuk tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pasokan BBM. Karena pasokan BBM normal dan setiap hari pasokan disuplai 8 ton hingga 16 ton per hari. Hanya saja suplai pasokan BBM terlambat karena pengirimannya dari Kota Lubuk Linggau.

"Selaku pihak manajemen SPBU, kami pun mengimbau agar masyarakat tak usah khawatir, karena pasokan BBM kita aman karena setiap hari pasokan dikirim 8 ton hingga 16 ton. Hanya saja pengirimannya sedikit terlambat karena dikrim dari Kota Lubuk Linggau," ujarnya.

Idris juga mengungkapkan, selama terjadi antrean panjang ini yang terjadi mulai hari Sabtu 10 Mei 2025. Pasokan 16 ton BBM jenis pertalite habis dalam waktu setengah hari saja. Antrean panjang ini juga bukan hanya dipengisian Pertalite saja, namun juga di pengisian pertamax.

"Dengan adanya antrean panjang ini BBM yang masuk habis dalam setengah hari saja, karena masyarakat terus khawatir tidak bakal mendapatkan BBM," tambahnya.

BACA JUGA:18 Peserta PPPK di Benteng Dipastikan Gugur

BACA JUGA:Usut Kapal Wisata Pulau Tikus Tenggelam: 21 Saksi Diperiksa, Belum Ada Tersangka

Disisi lain, Bintaryoni, salah seorang pengendara mengakui, sangat kesal dengan antrean panjang ini. Dirinya menduga penyebab antrean panjang ini juga disebabkan banyaknya para pedagang BBM eceran yang ikut antre sehingga menambah para antrean di SPBU.

"Kalau untuk kendaraan pribadi ya tidak masalah mas, nah ini yang banyak ngantre para pedagang BBM eceran," ungkapnya.

Dirinya pun berharap, hal ini adanya tindakkan dari aparat agar dapat mengondisikan antrean di SPBU ini. Sebab banyak masyarakat yang dirugikan, terutama pada para pelaku usaha yang menggunakan kendaraan.

"Tidak banyak harapan kami selaku masyarakat, hal ini harus ada tindakkan dari aparat, itu saja mas," pungkasnya.(afrizal)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan