Harian Bengkulu Ekspress

Sayembara SMA/SMK Berhadiah Rp 1 Miliar, Begini Ketentuannya

Kadisdikbud Provinsi Bengkulu, Saidirman-IST/BE-

Harianbengkuluekspress.id - Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan SE menggelar sayembara dengan hadiah miliaran rupiah untuk SMA/SMK sederajat di Bengkulu. Adapun sayembara itu meliputi sekolah SMA/SMK sederajat yang  menggelar perpisahan dengan meriah, tetapi tidak membebani orang tua siswanya ke sekolah dengan berjalan kaki paling baik dan viral.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdik) Provinsi Bengkulu, Saidirman meminta agar seluruh sekolah tingkat SMA/SMK bisa mendukung sayembara yang digagas oleh Gubernur Helmi tersebut.

"Saya minta seluruh sekolah yang berada di bawah naungan Disdik bisa menyukseskan gagasan Pak Gubernur kita ini dan bisa berpartisipasi aktif di dalamnya," kata Saidirman, Selasa, 13 Mei 2025.

BACA JUGA:Dialokasikan untuk Infrastruktur dan BPJS Gratis, Gubernur Bengkulu Serahkan DBH ke Bupati dan Wali Kota

BACA JUGA:Usut Kapal Wisata Pulau Tikus Tenggelam: 21 Saksi Diperiksa, Belum Ada Tersangka

Ia menyebutkan, dalam sayembara itu, diminta kepada seluru siswa dan siswi dari sekolah SMA/SMK sederajat yng ada di Provinsi Bengkulu, siapa pun sekolah yang mengadakan perpisahan meriah tanpa membebani orang tua dan sekolah yang siswanya berjalan ke sekolah tanpa kendaraan roda dua dan juga 4 yang paling viral, paling meriah, paling banyak akan mendapatkan hadiah.

"Hadiah ini akan diberikan kepada pihak sekolah, nantinya uang itu akan diberikan ke pihak sekolah yang nantinya uang tersebut digunakan untuk pembangunan sekolah," bebernya.

Adapun hadiah yang diberikan yakni juara pertama uang sebesar Rp 1 miliar, hadiah kedua Rp 700 juta, hadiah ke tiga Rp 500 juta, ke empat Rp 300 juta dan kelima Rp 200 juta.

"Pastinya, Pak Gubernur mengeluarkan kebijakan agar siswa di Bengkulu berjalan kaki atau tidak membawa kendaraan ke sekolah. Hal ini juga dilakukan mengingat tingginya angka kecelakaan siswa sekolah karena membawa motor, apalagi jika tidak memiliki SIM. Bahkan sudah ada siswa atau pelajar yang meninggal dunia. Maka, berjalan kaki ke sekolah adalah solusi terbaik bagi siswa dan pelajar," terangnya. (529)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan