Ada 81.708 Ekor Ternak, DTPHP BU Pastikan Kebutuhan Hewan Kurban Aman
Hewan ternak yang ada di Kabupaten BU jumlah sangat mencukupi untuk hewan kurban tahun ini.-Aprizal/Bengkuluekspress-
Harianbengkuluekspress.id - Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Bengkulu Utara (BU), menyatakan ketersediaan hewan kurban tahun ini aman.
Hal tersebut berdasarkan data yang diterima oleh pihaknya, bahwa untuk jumlah populasi hewan ternak terdata sebanyak 81.078 ekor yang tersebar di 19 Kecamatan Kabupaten BU.
Bahkan jumlah ini lebih banyak dari populasi hewan ternak jelang Idul Adha tahun lalu sebnayak 80.058 ekor.
"Ya berdasarkan data populasi hewan ternak yang ada periode Mei 2025, melihat jumlahnya kita pastikan untuk ketersedian hewan kurban tahun ini aman, dimana terdata dan sebanyak 81.708 ekor yang tersebar di 19 Kecamatan,"ujar Kepala DTPHP BU, Abdul Hadi.
BACA JUGA:Liga 3 Musim 2025/2026 Diikuti 24 Tim, Begini Format Pertandingannya
BACA JUGA: Ustadz Adi Hidayat Sarankan Rutin Amalkan Ini, Insya Allah Harta Stabil dan Keluarga Dijaga Allah
Ditambahkannya, dari jumlah tersebut te diri dari sapi sebanyak 44.769 ekor, Kerbau 5.719 ekor, kambing 30.102 ekor dan Domba 1.118.
Jumlah populasi hewan ternak ini mengalami lonjakan cukup tinggi, jika dibandingkan tahun 2024 lalu, yang hanya berjumlah 80.508 ekor dengan rincian sapi 44.284 ekor, kerbau 5.644 ekor, kambing sebanyak 29.556 ekor dan domba sebanyak 1.024 ekor.
"Ini dapat kita pastikan untuk hewan kurban sangat aman. Karena kebutuhan hewan kurban setiap tahunnya di kisaran angka 1.700 ekor hewan kurban. Sementara jumlah hewan ternak pada tahun ini sangat mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya,"terangnya.
Terkait hal tersebut, pihaknya saat ini terus melakukan pengawasan hewan ternak melalui pusat kesehatan hewan yang berada di 3 titik yakni di Kecamatan Arga Makmur, Kecamatan Kerkap dan Kecamatan Putri Hijau.
Kendati demikian Abdul Hadi pun mengimbau kepada masyarakat agar panitia kurban memastikan mendapat keterangan jaminan kesehatan hewan dari petugas kesehatan yang ada agar hewan kurban layak untuk di kurbankan.
BACA JUGA:Ustadz Abdul Somad Sarankan Amalkan Ini Pagi dan Sebelum Tidur, Insya Allah Terhindar dari Santet
Kendati hingga saat ini terdektesi tidak adanya hewan ternak yang terjangkit virus atau sakit baik, jenbarana maupun ngorok, PMK atau penyakit lainnya.