Ustadz Khalid Basalamah Larang Orang Beriman Bergosip, Ini Bahayanya
Ustadz Khalid Basalamah Larang Orang Beriman Bergosip, Ini Bahayanya-Istimewa/Bengkuluekspress.-
Harianbengkuluekspress.id- Saat ini sering kuta menyaksikan orang-orang bergosip baik itu di pekarangan, pasar ataupun di media sosial (medsos).
Suka bergosip tentang orang lain dapat membawa dampak negatif dalam diri seorang muslim yang beriman.
Dalam ajaran Islam, ghibah atau gosip adalah perbuatan yang sangat dikecam, meskipun dilakukan terhadap orang yang tidak dikenal sekalipun. Perbuatan ini tetap dinilai sebagai dosa dan dapat membawa konsekuensi berat di akhirat.
Terkait hal ini, Ustadz Khalid Basalamah pernah memberikan penjelasan dalam salah satu ceramahnya.
BACA JUGA:Doa Ini Baik Diamalkan oleh Pedagang, Insya Allah Dagangannya Laris
khBACA JUGA:Ustadz Khalid Basalamah Bagikan Tips Mendidik Anak, Insya Allah Terhindar dari LGBT
Hal tersebut disampaikan Ustadz Khalid Basalamah dalam ceramah yang videonya diunggah oleh kanal Youtube Khalid Basalamah Official.
Di awal kajiannya, Ustadz Khalid Basalamah menegaskan bahwa salah satu bahaya besar dari kebiasaan menggunjing atau bergosip, terutama terhadap orang yang beriman, adalah turunnya adzab dari Allah SWT.
Perbuatan ini tidak dianggap remeh dalam Islam, melainkan termasuk dosa besar yang dapat membawa konsekuensi serius.
Menurut penjelasan Ustadz Khalid Basalamah, adzab bagi pelaku ghibah tidak hanya akan dirasakan di akhirat, tetapi juga bisa ditimpakan di dunia.
Hal ini menunjukkan betapa buruknya dampak dari menyebarkan aib atau membicarakan keburukan orang lain, meskipun hanya dalam percakapan ringan.
Ustadz Khalid Basalamah mengutip sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Al-Hakim, di mana Rasulullah SAW bersabda:
"riba itu ada 73 pintu, yang paling rendahnya sama dengan orang berzina dengan ibunya sendiri. Dan ketauhilah, pintu riba yang paling berat adalah setara dengan menghinakan seorang Muslim," (HR Al Hakim).
Dalam ceramahnya, Ustadz Khalid Basalamah mengingatkan pentingnya memperhatikan hadits shahih yang berisi pesan Rasulullah SAW tentang hak-hak Allah dan hak-hak antar sesama manusia.