Truk CPO Nyaris Masuk Jurang di Benteng, Ini Penyebabnya
Lakalantas : Mobil truk Hino warna hijau dengan muatan CPO 20 ton nyaris masuk ke dalam jurang di kawasan liku sembilan.-IST/BE -
harianbengkuluekspress.id - Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) kembali terjadi di kawasan liku sembilan, Desa Tanjung Heran, Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), pukul 22.00 WIB, 21 Mei 2025.
Mobil truk Hino warna hijau dengan nopol BH 8235 GU yang dikemudikan oleh Karim (55), nyaris masuk ke dalam jurang di kawasan liku sembilan.
Beruntung, tak ada korban jiwa akibat kecelakaan tersebut. Sang supir hanya mengalami luka ringan, yaitu luka lecet pada bagian kaki sebelah kiri.
Data terhimpun BE, kronologi kejadian berawal dari truk muatan minyak sawit mentah atau CPO (crude palm oil) kapasitas 20 ton tersebut melaju dari arah Kota Bengkulu dengan tujuan ke Palembang.
Setiba di kawasan liku sembilan dengan kondisi jalan yang menikung dan menanjak, mobil truk kehabisan tenaga dan mundur beberapa meter serta nyaris masuk ke dalam jurang.
"Saat menanjak, mobil truk tak kuat dan mengalami rem blong. Saat mundur, mobil menabrak pohon dan tersangkut. Pengemudi yang sempat meloncat saat mobil mundur, mengalami luka lecet pada kaki kiri," ungkap Kapolres Benteng, AKBP Totok Handoyo SIK, melalui Kanit Gakkum Satlantas, Ipda Hariyono.
BACA JUGA:Dikbud Rejang Lebong Siapkan 12 Ribu Lembar Kupon Jalan Sehat, Dalam Rangka Ini
BACA JUGA:Harga Meroket, Waspada Pencurian Kopi di Lebong, Segini Harganya Saat Ini
Mengingat kawasan liku sembilan merupakan titik rawan Lakalantas, Hariyono mengimbau agar seluruh pengguna kendaraan untuk meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati.
Selain itu, jangan lupa untuk melakukan pemeriksaan kendaraan untuk mencegah terjadinya Lakalantas.(bakti)