Harian Bengkulu Ekspress

Wakili Sumatera, PTM Kutau Harumkan Bengkulu Selatan

Bupati BS, H Rifai saat memimpin rapat persiapan lomba PPABK yang diikuti PTM Kutau di ruang Rapat Setda BS, Rabu, 18 Juni 2025.-RENALD/BE -

Harianbengkuluekspress.id – Sebuah prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kabupaten Bengkulu Selatan. Pasar Tradisional Modern (PTM) Kutau yang berada di Kelurahan Kota Medan, Kecamatan Kota Manna berhasil melangkah ke ajang nasional sebagai perwakilan Pulau Sumatera dalam Lomba Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas (PPABK) tingkat nasional.

Langkah ini bukan hanya sekadar ikut berkompetisi. Ini adalah simbol kebangkitan pasar rakyat yang bersih, sehat, dan berdaya saing. 

Program PPABK merupakan inisiatif Badan POM RI yang bertujuan meningkatkan pengawasan dan jaminan keamanan pangan olahan yang beredar di masyarakat, sekaligus mendorong kemandirian komunitas pasar dalam menjaga standar pangan.

BACA JUGA:Penerimaan APBN Defisit Rp1,2 Triliun, Fiskal 3 Kabupaten Ini Belum Mandiri

BACA JUGA:Kasus HIV di Bengkulu Didominasi Gay, Ini Pernyataan Kabid P2P Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu

"Ini bukan sekadar lomba. Ini momentum untuk menunjukkan bahwa PTM Kutau benar-benar layak jadi contoh pasar yang aman, bersih, dan bebas dari pangan berbahaya," tegas Bupati Bengkulu Selatan, H. Rifa’i Tajuddin, usai mengikuti rapat koordinasi virtual bersama Badan POM, Dinas Perdagangan, pengelola pasar, dan para pemangku kepentingan lainnya, Rabu, 18 Juni 2025.

Rifa’i menekankan bahwa partisipasi ini bukan ajang formalitas. Ia berharap PTM Kutau bisa membuktikan diri sebagai pasar yang setiap hari menjunjung tinggi kebersihan dan ketertiban, bukan hanya saat dilombakan.

“Jangan hanya bersih ketika dinilai. Kita ingin pasar ini bersih dan nyaman setiap saat. Itu yang paling penting. Pemerintah daerah tentu terus berkomitmen membenahi fasilitas dan pengelolaan pasar, agar masyarakat merasa aman dan terlindungi,” tuturnya.

Tak hanya Bupati, semangat juga terpancar dari para pengelola pasar. Tusani, selaku pengelola PTM Kutau, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mempersiapkan diri dengan serius untuk menghadapi kompetisi nasional ini.

“Alhamdulillah, PTM Kutau masuk 10 besar nasional. Ini berkat kerja sama semua pihak dan juga hasil dari juara di tingkat provinsi sebelumnya,” kata Tusani.

Ia menjelaskan, penilaian lomba mencakup berbagai aspek, terutama jaminan keamanan pangan dari bahan-bahan berbahaya yang bisa mencemari makanan di pasar. Kebersihan lingkungan pasar, pengelolaan limbah, hingga edukasi pedagang turut menjadi fokus utama.

“Kami bekerja sama dengan banyak instansi, mulai dari Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kesehatan, Kominfo, hingga dinas teknis lainnya. Semuanya bersatu demi mewujudkan pasar yang aman dan layak,” tutupnya.

Jika PTM Kutau berhasil meraih gelar juara nasional, maka tidak hanya nama Bengkulu Selatan yang terangkat, tetapi juga semangat pasar rakyat yang modern, sehat, dan humanis di tengah geliat pembangunan daerah.(117)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan