Harian Bengkulu Ekspress

Jembatan di Desa Lagan Bungin Dikerjakan, Segini Anggarannya

Plt Kabid Binamarga, Erpa Ovetri ST-Bakti/Bengkuluekspress-

Harianbengkuluekspress.id - Pembangunan jembatan di Desa Lagan Bungin, Kecamatan Semidang Lagan, Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) mulai dikerjakan. Pembangunan jembatan masuk kedalam skala prioritas lantaran di lokasi tersebut selalu terendam banjir saat hujan deras terjadi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Benteng, Febrian Fatahillah ST MT, melalui Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Binamarga, Erpa Ovetri ST menjelaskan, pihak kontraktor saat ini sedang dalam tahap pembuatan jembatan sementara sebagai akses jalan alternatif. Sehingga, masyarakat tetap bisa melintas selama pekerjaan jembatan nantinya.

"Pihak kontraktor sedang memasang jembatan sementara. Yaitu, jembatan rangka. Diperkirakan, pemasangan jembatan sementara berlangsung selama 2 minggu," ungkap Erpa.

BACA JUGA:163 Honorer Diusul Paruh Waktu, Begini Penjelasan Kepala BKPSDM Kota Bengkulu

BACA JUGA:Cabuli Anak Angkat, Pria di BU Ditangkap

Sesuai dengan rencana, sambung Erpa, jembatan yang akan dibangun memiliki ukuran panjang 15 meter dan lebar 7 meter. Pagu anggaran yang disiapkan sebesar Rp 5 miliar.

Selain untuk mengatasi banjir yang memang seringkali terjadi pada ruas jalan tersebut. Pembangunan jembatan juga akan membuat akses lalu lintas menjadi lancar meskipun air sungai di Desa Lagan Bungin meluap saat hujan deras terjadi.

Seperti diketahui, akses jalan di Desa Lagan Bungin merupakan salah satu titik rawan banjir. Saat hujan deras terjadi, aliran sungai akan meluap dan menggenangi permukaan jalan.

Akibatnya, akses lalu lintas mengalami lumpuh total dan semua jenis kendaraan tak bisa melintas. Selain jembatan, Dinas PUPR Benteng juga akan melakukan pengaspalan (hotmik) pada ruas jalan di sekitar jembatan.

"Selain pembuatan jembatan, nanti akan juga dilakukan pengaspalan (hotmix) pada ruas jalan di sekitar jembatan sepanjang kurang lebih 150 meter. Kita harapkan, tak terjadi lagi banjir dan menghambat lalu lintas kendaraan masyarakat," demikian Erpa.(Bakti)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan