Harian Bengkulu Ekspress

2.935 Keping KTP-el dan KIA di Lebong Dimusnahkan, Ini Penyebabnya

Musnahkan: Petugas Dinas Dukcapil Lebong ketika memusnahkan KTP-el dan KIA yang invalid.-IST/BE -

harianbengkuluekspress.id  – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Lebong musnahkan sebanyak 2.935 keping Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-E) dan Kartu Identitas Anak (KIA) yang dinyatakan sudah invalid.

Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Lebong, Drs Budi Setiawan didamping Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK), Sugianti mengatakan, bahwa sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 104 tahun 2019 tentang pendokumentasian administrasi kependudukan dan SE mendagri nomor 479.13/111/SJ.

“Ditegaskan bahwa KTP-E yang invalid atau rusak harus dimusnahkan dengan cara dibakar,” sampainya, Rabu 09 Juli 2025.

Ditambahkan Budi, sebenarnya pemusnahan harus dilakukan setiap ada KTP atau KIA yang rusak atau invalid. Akan tetapi pihaknya melakukan pemusnahan terlebih dahulu dikumpulkan dan setelah terkumpul cukup banyak baru dilakukan pemusnahan.

“Jika prosedur harus setiap hari, tetapi petugas mengumpulkannya terlebih dahulu didalam gudang dan baru dimusnahkan,” jelasnya.

BACA JUGA:Pisah Sambut Kepala Bagian Technical Service Astra Motor Bengkulu: Rangga Noviar Serahkan Estafet Kepada Lucky

BACA JUGA:Penerima Beasiswa PIP di Seluma Bertambah 271 Pelajar, Wali Murid Bahagia, Ini Daftarnya

Masih kata budi, pemusnahan KTP-el merupakan salah satu upaya agar tidak disalah gunakan oleh pemilik yang lama. Oleh sebab itu ketika ada yang mengganti KTP-E yang baru karena perubahan status, alamat ataupun yang lainnya harus menyerahkan KTP-E yang lama.

“Kita tidak ingin ada yang menyalahgunakan, sehingga dimusnahkan,” tuturnya.

Lanjut Budi, dalam pemusnahan yang dilakukan setidaknya ada sebanyak 2.935 keping yang terdiri dari 2.359 keping KTP-el dan ditambah 576 keping KIA serta ditambah dokumen-dokuen lainnya seperti Kartu Keluarga (KK) dan dokumen administrasi lainnya.

“Setelah dimusnahkan kita buat berita acara pemusnahan untuk nantinya dilaporkan,” tutupnya.(erik)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan