Harian Bengkulu Ekspress

Miris, SDN 53 Benteng Tanpa Siswa Baru, Ini Lokasinya

Kepala Disdikbud Benteng, Drs Tomi Marisi MSi--

harianbengkuluekspress.id  - Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025-2026 di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) telah selesai. Dari total 94 Sekolah Dasar (SD) yang ada di wilayah Kabupaten Benteng, terdapat 1 (satu) SD yang tak mendapatkan siswa baru.

Yaitu SD Negeri 53 Kabupaten Benteng yang berada di Desa Desa Kota Titik Kecamatan Pematang Tiga.

Dari 1 ruang kelas I berkapasitas sebanyak 28 orang siswa, tak ada satupun wali murid yang bersedia mendaftarkan anaknya ke sekolah tersebut. Baik itu dari jalur prestasi, jalur afirmasi maupun perpindahan orang tua.

Selain itu, juga terdapat beberapa sekolah yang memiliki jumlah siswa baru sangat sedikit.

Diantaranya SDN 14 Benteng sebanyak 4 orang siswa,  SDN 24 Benteng sebanyak 2 siswa baru, SDN 28 Benteng sebanyak 2 siswa baru, SDN 34 Benteng sebanyak 5 siswa baru, SDN 41 Benteng sebanyak 4 orang siswa baru, SDN 44 Benteng sebanyak 1 orang siswa baru, SDN 45 Benteng sebanyak 4 orang siswa baru, SDN 55 Benteng sebanyak 1 orang siswa baru, SDN 61 Benteng sebanyak 3 orang siswa, SDN 67 Benteng  sebanyak 4 siswa, SDN 86 Benteng sebanyak 5 siswa, SDN 87 sebanyak 5 siswa dan SDN 91 Benteng sebanyak 4 siswa

"Informasi yang kami terima, ada 1 SD di Kabupaten Benteng yang tak mendapatkan murid baru," ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Benteng, Drs Tomi Marisi MSi.

BACA JUGA: KMP Resmi Diluncurkan, Bupati Arie Tegaskan Ini

BACA JUGA:Tips dan Cara Menjaga Kulit Tetap Cantik Dan Bebas Jerawat

Dijelaskan Tomi, fenomena kekurangan siswa saat SPMB tahun ini memang terjadi di setiap sekolah. Bahkan sekolah di daerah lain juga mengalami peristiwa yang sama.

"Trend penurunan jumlah siswa baru memang terjadi di semua tingkatan sekolah. Kita tak tahu pasti penyebabnya, apakah murid di sana sekolah ke tempat lain atau banyak orang tua yang pindah dari desa tersebut," jelas Tomi.

Dalam kondisi demikian, Tomi menerangkan, tak ada aktivitas kegiatan belajar dan mengajar (KBM) kelas I di SD Negeri 53 Kabupaten Benteng. Kendati demikian, proses KBM untuk siswa kelas II hingga kelas VI tetap berjalan normal.

Mencegah agar kekurangan siswa tak terjadi lagi pada tahun depan, Tomi mewarning, kepada seluruh Kepala Sekolah (Kepsek) agar berlomba-lomba dalam meningkatkan pelayanan serta prestasi sekolah agar menjadi daya tarik dan motivasi orang tua untuk menyekolahkan anaknya di sekolah tersebut.

"Kita selalu meminta para Kepsek agar memberikan pelayanan terbaik kepada murid. Sehingga, orang tua percaya dan berkeinginan agar anaknya di sekolah tersebut. Sebab, orang tua dan masyarakat pasti memantau serta memonitor tentang pelaksanaan KBM di sekolah tersebut," pungkas Tomi.(bakti)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan