Anak Nakal Dimasukkan Pesantren Kilat, Bersiaplah!
Wali Kota, Bengkulu, Dedy Wahyudi-Medi/Bengkuluekspress.-
Harianbengkuluekspress.id - Aksi kriminalitas yang dilakukan anak dibawah umur atau masih usia sekolah mendapat perhatian dari Wali Kota, Dedy Wahyudi.
Setiap anak nakal akan dimasukkan semacam pesantren kilat. Agenda yang diinisiasi Wali Kota ini bertujuan membina anak-anak tersebut dengan pendekatan nilai agama.
" Kita kumpulkan mereka di masjid, kita bina selama tiga hari. Kita kawal, kita ajak mereka mendekatkan diri kepada Allah SWT. Nanti saya langsung mengawal," ujar Dedy Wahyudi, Selasa 22 Juli 2025.
Menurutnya, aksi premanisme atau lebih dikenal geng motor tidak bisa dibiarkan. Potensi menimbulkan kerugian cukup besar baik dari korban jiwa, perusakan aset pemerintah dan menjadi ancaman setiap pengguna jalan di malam hari. Untuk itu, ia siap berkolaborasi dengan aparat penegak hukum dalam proses pembinaan.
BACA JUGA:Launching Gerakan Lunas PBB, Ini Harap Wali Kota Bengkulu
BACA JUGA:Bencoolen Sports Weeks 2025, Dimeriahkan dengan Voli Emak-emak
" Yang sangat disayangkan aksi ini dilakukan anak-anak di bawah umur, kebanyakaan tingkat SMP. Sudah jelas menimbulkan keresahan dan menggangu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kota Bengkulu," jelasnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu, Ilham Putra menyampaikan seluruh Kepala Sekolah SD dan SMP diminta lebih ekstra memantau perkembangan anak didiknya di sekolah sebagai upaya mencegah aksi kenakalan remaja.
Selain itu, peran orang tua sangat penting untuk mengawasi dan membina anak-anak mulai dari berangkat sekolah, pulang sekolah hingga malam hari.
" Seluruh pelajar diminta untuk mengurangi aktivitasnya di malam hari di luar rumah jika tidak ada kepentingan yang mendesak dan wajib ada pengawasan dari orang tua," imbuh Ilham. (Medi)