Terminal Air Sebakul Segera Beroperasi, Begini Penjelasan Kadishub Provinsi Bengkulu
Terminal Tipe A di Air Sebakul yang dibangun pada tahun 2023 lalu, saat ini belum difungsikan.-RIO/BE -
Harianbengkuluekspress.id - Terminal Tipe A Air Sebakul Kota Bengkulu segera beroperasi. Jika tidak ada halang melintang, akhir bulan Juli 2025 ini, peresmian akan dilakukan secara virtual.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bengkulu, Hendri Kurniawan SE MM mengatakan, pihaknya telah melakukan supervisi bersama Kementerian Perhubungan terkait pengoprasian terminal tipe A Air Sebakul tersebut.
"Nanti akan diresmikan secara virtual," terang Hendri, Kamis, 24 Juli 2025.
Dijelaskannya, peresmian yang akan dilakukan secara virtual itu, bersamaan dengan peresmian Terminal Tipe A Demak Provinsi Jawa Tengah.
BACA JUGA:Alamsyah Pimpin DPW PKS Bengkulu, Sujono Jabat Ketua MPW
BACA JUGA:17 Saksi Dugaan Korupsi PDAM Kota Bengkulu Ajukan Perlindungan LPSK
Kepastian peresmian itu, didapatkan dari hasil koordinasi langsung dengan Direktur Prasarana Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
"Saya sudah telepon langsung Direktur Prasarana untuk segera mengaktifkan terminal Air Sebakul," tambahnya.
Hendri menjelaskan, setelah peresmian secara virtual Terminal Air Sebakul, nantinya Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Kemenhub akan meninjau langsung terminal. Tujuannya untuk melengkapi fasilitas Terminal Tipe A Air Sebakul. Mengingat kewenangan pengelolaan terminal berada di bawah Kemenhub.
"Fasilitas yang belum lengkap, akan dilengkapi," tutur Hendri.
Hendri mengatakan, beberapa waktu lalu, pihaknya bersama tim Dishub Provinsi Bengkulu telah melakukan pengecekan Terminal Air Sebakul. Memang kondisi saat ini, banyak fasilitas yang belum tersedia. Seperti meja loket, internet dan fasilitas lainnya.
"Kita memiliki banyak perusahaan otobus di Bengkulu. Kalau meja loketnya belum ada, bagaimana mereka akan menjual tiket? Jika calon penumpang ingin berangkat, tidak ada layanan administrasi. Ini sangat dibutuhkan, termasuk juga jaringan internet," jelas Hendri.
Hendri menjelaskan, operasional terminal saat ini sudah serba modern. Artinya tidak akan dilakukan secara manual. Maka dibutuhkan layanan internet dan fasilitas pendukung lainnya.
"Perusahaan bus sekarang telah memanfaatkan teknologi seperti GPS dan CCTV pada armadanya. Maka, fasilitas serupa juga harus tersedia di terminal," bebernya.