Edukasi Bahaya HIV AIDS Pelajar, Ini Kegiatan Duta HIV/AIDS Bengkulu
IST//BE Duta HIV AIDS saat menyambangi sekolah untuk memberikan pemahaman tentang bahayanya terpapar HIV AIDS.--
Harianbengkuluekspress.id - Duta HIV AIDS Bengkulu terus mengencarkan edukasi bahayanya terpapar HIV/AIDS pada kalangan pelajar. Dengan melaksanakan sosialsiasi ke sekolah, terkhusus SMP dan SMA untuk menekan angka infeksi baru. Program ini tentu sejalan dengan target Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO yaitu nol infeksi baru, nol kematian akibat HIV dan nol diskriminasi.
Salah satu sekolah yang telah dikunjungi adalah SMA 12 Keberbakatan Bengkulu, siswa-siswi sekolah ini diberi pemahaman soal penularan, pencegahan serta pengobatan HIV. Edukasi ini penting mengingat remaja menjadi populasi terbanyak dan paling rentan terpapar HIV/AIDS.
Menurut Duta HIV AIDS Bengkulu, Andhika Dhani Prasetyo, pada masa remaja waktu yang tepat untuk membekali diri dengan pengetahuan tentang HIV ini. Dia menilai kehidupan setelah lulus sekolah cenderung lebih bebas dan juga penuh risiko.
"Selain menekan infeksi baru, mereka juga memprioritaskan penghapusan stigma dan diskriminasi terhadap Odhiv (orang dengan infeksi HIV) dan Odha (orang dengan infeksi HIV dan Aids). Stigma tersebut dinilai memperparah kondisi kesehatan maupun juga mental dari para penderita," terangnya, Minggu, 3 Agustus 2025.
BACA JUGA:Inflasi Tembus 1,01 Persen, Ini Penjelasan Kepala BPS Provinsi Bengkulu
BACA JUGA: Dua Wanita Asal Kepahiang Dibegal di Rejang Lebong, Ini Akibatnya
Ia menyebutkan, dengan pemahaman yang lebih baik, agar stigma Odhiv serta Odha yang berpikiran bahwa kalaulah terinfeksi HIV pasti mati dapat berubah.
"Tujuannya agar mereka bisa menjalani kehidupan normal juga tanpa ada tekanan sosial," katanya.
Oleh karna itu, dirinya mengajak agar para siswa-siswi ini bisa memproteksi diri dari pergaulan bebas yang mana bisa memiliki dampak yang sangat berbahaya seperti terpapar HIV AIDS.
"Jangan sampai ada lagi keluarga kita yang terpapar penyakit ini. Jadi harus terus kita gaungkan sosialisasi ini terutama ke para pelajar," tutupnya. (Bhudi Sulaksono)