Harian Bengkulu Ekspress

Realisasi PAD PBB Kota Bengkulu 35 Persen, Target hingga September 50 Persen

Salah satu layanan pembayaran pajak daerah melalui operasional yang datang ke setiap kecamatan. -Istimewa/Bengkuluekspress.-

Harianbengkuluekspress.id - Capaian Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kota Bengkulu baru 35 persen dari target yang ditetapkan Rp 29,8 miliar atau Rp 10,4 miliar.

Realisasi kembali ditargetkan tercapai 50 persen pada September mendatang. 

Kepala bidang perencanaan dan pengembangan Bapenda kota Bengkulu, Novitasari mengatakan pihaknya telah melakukan sejumlah inovasi untuk mempermudah masyarakat membayar PBB tersebut. 

" Ayo warga kota Bengkulu kita membayar pajak. Dari pajak ini yang akan digunakan untuk pemerintah kota Bengkulu merealisasikan pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat," ujar Novitasari. 

BACA JUGA:Kembangkan Kawasan KTM Lagita, Wagub Mian Minta Dukungan Pusat

BACA JUGA:Dishub Kota Bengkulu Rutin Lakukan Survei, Marka Jalan Rusak Diperbaiki

Ia menjelaskan realisasi ini menjadi salah satu konsentrasi Wali Kota, Dedy Wahyudi dimana PBB menjadi salah satu pemasukan daerah terbesar.

Jika dimaksimalkan maka progres pembangunan di Kota Bengkulu bisa lebih pesat, terutama untuk mewujudkan pembangunan jalan di pemukiman, drainase, lampu jalan.

Dari PAD tersebut juga diolah pemerintah untuk mengembangkan program layanan publik, layanan kesehatan dan pendidikan. 

" Sudah kita rasakan di jaman kepemimpinan pak Dedy dan Pak Ronny lagi gencar-gencarnya membangun. maka dari itu sama-sama kita dukung melalui pajak daerah," sampai Novitasari. 

Selain itu terkait pajak usaha pihaknya telah melakukan sejumlah evaluasi, beberapa sektor pendapatan terjadi capaian yang cukup optimal namun sebagian masih perlu upaya lebih agar bisa mencapai angka yang diinginkan.

Untuk itu pihaknya menurunkan tim gempur pajak yang secara masif melakukan jemput bola mendatangi setiap wajib pajak agar membayar tepat waktu. 

" Optimalisasi penerimaan pajak dan retribusi ini akan terus dilakukan sebisa mungkin agar tidak ada lagi penambahan jumlah piutang ditahun ini," tandasnya. 

BACA JUGA:Update Harga Emas di PT Pegadaian, Senin 25 Agustus 2025, Antam dan UBS juga Retro Kompak Stagnan

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan