Harian Bengkulu Ekspress

Pohon Kelapa Dicabut Oknum, Wali Kota Bengkulu Doakan Pelaku Dapat Hidayah

Wali Kota Bengkulu, Dr Dedy Wahyudi.--

Harianbengkuluekspress.id - Ribuan bibit pohon Kelapa yang baru saja ditanam secara massal oleh Pemerintah Kota Bengkulu dicabut dan dirusak oleh oknum tak bertanggung jawab. Tindakan ini sepertinya dilakukan dengan sengaja untuk mengagalkan program pemerintah kota. Merespon hal itu, Wali Kota, Dedy Wahyudi sangat menyayangkan adanya masyarakat yang tidak memiliki kesadaran dalam memelihara dan menjaga. 

"Saya baru tahu tetapi menyayangkan tindakan itu. Padahal pohon kelapa itu tidak menganggu, justru membuat pantai jadi lebih indah," ujar Dedy, Selasa 26 Agustus 2025. 

Diketahui, pohon kelapa yang dicabut sempat viral melalui sosmed salah seorang warga. Bibit kelapa yang disusun rapi tampak keluar dari lubangnya. Belum sempat tumbuh akar baru bibit kelapa tersebut dibiarkan mati. Menurut Dedy, dirinya hanya bisa mendoakan pelaku agar bisa diberikan hidayah. 

"Prilaku seperti inilah yang terkadang membuat Bengkulu dikenal dengan hal negatif. Kita doakan yang mencabut tadi Allah buka hatinya diberikan hidayah," sampai Dedy. 

BACA JUGA:Maba Jurnalistik UNIB Studi Media ke BEMG, Tambah Wawsan dan Motivasi untuk jadi Jurnalis Andal

BACA JUGA:Kemasan Menarik Kunci Daya Saing UMKM, Anggota DPR RI Dewi Qoryati Gelar Peningkatan Kapasitas Pelaku Usaha

Penanaman pohon kelapa tersebut merupakan program yang diinisiasi Wali Kota Dedy Wahyudi. Penanaman serentak dilaksanakan pada 18 Agustus 2025. Jumlahnya yang mencapai 10 ribu pohon telah menciptakan sejarah dan tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (MURI). Rekor tersebut bukan hanya dilihat dari jumlah 10 ribu pohon kelapa saja, melainkan dampak lainnya, seperti kebermanfaatan bagi masyarakat dalam lingkup yang luas. Sesuai fungsinya, pohon kelapa bisa menahan abrasi. Meningkatkan nilai pariwisata hingga berpengaruh pada kemajuan ekonomi daerah.

Ditambahkan Dedy, atas kejadian ini Pemkot mengganti pohon yang sudah mati, baik dikarenakan dicabut oknum ataupun memang gagal tumbuh sejak awal. Namun, ia juga mengimbau masyarakat untuk membantu program pemerintah kota Bengkulu dalam menciptakan keindahan wisata. Sebab, program ini juga akan berdampak baik bagi lingkungan hingga terjadinya pertumbuhan ekonomi masyarakat itu sendiri. 

"Perlu diingat bahwa pohon kelapa itu bukan hanya dari pemerintah, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat turut mendonasikan kelapa itu. Insya Allah segera kita ganti," pungkasnya. (Medi Karya Saputra)

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan