Harian Bengkulu Ekspress

Ini Tujuan Puluhan Kernas di Mukomuko Dilakukan Cek Fisik

Kendaraan dinas yang masih terparkir di halaman kantor BKD Mukomuko. -BUDI/BE -

Harianbengkuluekspress.id – Pengecekan fisik kendaraan dinas (Kernas) milik Pemkab Mukomuko telah dilakukan. Pengecekan tersebut meliputi kendaraan roda dua maupun roda empat yang telah diusulkan untuk dihapus dari daftar aset daerah.

”Sudah dilakukan cek fisik puluhan kernas yang akan dilelang yang melibatkan pihak-pihak terkait,” ujar Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Mukomuko, Eva Tri Rosanti. 

Menurutnya, pengecekan fisik kernas merupakan bagian dari tahapan administrasi penghapusan aset.

 Proses tersebut dilakukan untuk memastikan kelengkapan dokumen dan kesesuaian antara surat-surat kendaraan dengan kondisi fisik di lapangan.

“Dilakukan pengecekan nomor mesin, nomor rangka dan data lainnya, agar sesuai dengan dokumen resmi yang ada,” bebernya. 

BACA JUGA: Segini Jumlah Beras Telah Terjual di Gerakan Pangan Murah Polres Benteng

BACA JUGA: Bupati Fikri Ajak Jaga Persatuan Lewat Dialog Kebangsaan, Untuk Ciptakan Kabupaten Rejang Lebong Kondusif

Ia menerangkan, verifikasi langsung di lapangan penting, karena menjadi dasar yang sah untuk proses selanjutnya. Setelah seluruh kendaraan diperiksa dan dinyatakan lengkap secara administrasi, hasil pengecekan disampaikan kepada Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bengkulu.

“Berita acara hasil pengecekan menjadi dasar bagi KPKNL dalam melakukan penilaian harga kendaraan untuk kebutuhan lelang,” jelasnya. 

Eva juga menyampaikan, proses penghapusan kendaraan dinas yang sudah tidak layak pakai ini dilakukan sesuai aturan yang berlaku. Selain itu juga sebagai bentuk tertib administrasi, langkah tersebut juga bertujuan agar pengelolaan aset daerah menjadi lebih transparan dan akuntabel. Ditargetkan di tahun ini puluhan kendaraan dinas tersebut dapat segera dilelang. Hasil dari lelang nantinya akan masuk kembali sebagai penerimaan daerah dan dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan.

“Kami juga berharap dalam pengelolaan aset daerah dapat lebih efektif, serta tidak membiarkan kendaraan dinas yang sudah tidak layak lagi menumpuk,” ujarnya.(budi)

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan